KPU Dituntut Bersikap Amanah

2015

KabarKalimantan, Banjarmasin – Ratusan massa menggerumbung sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Rabu (24/4). Mereka menuntut proses perhitungan suara berlangsung jujur.

Massa itu mengatasnamakan diri sebagai Aktifis Cinta Demokrasi. Kelompok tersebut merupakan gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan relawan pendukung calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Tak banyak yang mereka tuntut, hanya sekadar mengingatkan penyelenggara Pemilu berlaku adil, jujur, dan terbuka. Lewat doa dan orasi, hal itu disampaikan.

Mewakili barisan demonstran, HM Ruzaini mengungkapkan jika pihaknya telah menemui sejumlah pelanggaran dalam penyelenggaraan pemungutan dan penghitungan suara. Menurutnya, hal itu terjadi hampir di setiap daerah di Kalsel.

“Kami langsung melaporkan ke BPN (Badan Pemenangan Nasional),” ucap aktivis Front Pembela Islam (FPI) Banjarmasin itu kepada wartawan usai unjuk rasa.

Tuntutan demonstran disambut langsung sejumlah anggota KPU Kalsel. Di hadapan massa, mereka memberi keterangan dan berikrar jika kerja mereka sudah sesuai prosedur.

Baca Juga :   1.655 Warga Binaan Lapas Teluk Dalam Terancam Kehilangan Hak Suara

“Rekap berlangsung terbuka. Jika menemukan ada pelanggaran segera laporkan,” kata anggota KPU Siswandi.

Menurutnya, proses penghitungan suara saat ini masih berlangsung di tingkat kecamatan. Itu pun berlangsung secara terbuka. Ia mengimbau kepada relawan agar ikut memantau proses tersebut berlangsung.

“Prosedur sudah diatur. Jika ada yang tertutup langsung laporkan,” ujarnya.

Siswandi juga mengingatkan agar masyatakat tidak serta merta menerima informasi terkait perhitungan suara dengan instan. Apa yang tersaji di internet ditegaskannya belum bisa disebut hasil resmi.

Reporter: Tim Kabar Kalimantan
Redaktur: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here