Ming. Apr 5th, 2020

KSR Uniska Serahkan Donasi Palestina Ke ACT

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Panggilan kemanusiaan untuk Palestina terus bergulir di Kalimantan. Hal ini ditunjukkan oleh anak-anak muda yang tergabung dalam organisasi Korp Suka Relawan (KSR) PMI Unit Uniska Banjarmasin.

Meski dalam keadaan puasa, mereka melakukan aksi penggalangan dana untuk Palestina di Jalan H Hasan Basri, Kayutangi beberapa waktu lalu.

Dana sebesar Rp 4.684.300 yang terkumpul dalam aksi sosial itu kemudian diserahkan Muhammad Iqbal, perwakilan KSR Uniska ke lembaga kemanusiaan global Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Kalsel di Jalan A Yani Km 5,5 Banjarmasin.

“ACT adalah organisasi kemanusiaan yang besar dan selalu update tentang isu-isu sosial terkini yang memang sangat memerlukan bantuan. Itulah mengapa kami percayakan ke ACT,” ungkap Iqbal, Minggu (27/5) sore,

Iqbal menuturkan, awalnya mereka hanya ingin merencanakan baksos di bulan Ramadhan. Sebab, momentum Ramadhan ini dinilai waktu yang baik untuk berbagi kepada sesama. “Tapi setelah melihat aksi peduli Palestina di Banjarbaru, kami pun ingin terlibat membantu Palestina,” terangnya.

Baca Juga :   Paman Birin Umrahkan Dua Wisudawan Terbaik Uniska

Iqbal berharap, bantuan tersebut bisa sedikit mengurangi beban rakyat Palestina, dan memicu masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Banjarmasin untuk ikut serta melakukan aksi kemanusiaan serupa.

Ery Zulfian selaku Staf Marketing ACT Kalsel yang menerima kedatangan Iqbal menyampaikan apresiasi atas gerakan kebaikan yang telah dilakukan KSR Uniska Banjarmasin. “Anak-anak muda ini hebat. Mereka mampu menunjukkan empati yang besar kepada saudara yang jauh di sana,” ucapnya.

Ery menuturkan, blokade Israel atas Gaza yang telah berlangsung selama sekitar 11 tahun telah melumpuhkan hampir seluruh sendi kehidupan kota Gaza. “ACT telah hadir di Palestina sejak 2009 mewakili bangsa Indonesia bersama warga Palestina dengan berbagai aksi dan program, di antaranya bantuan bahan bakar untuk listrik rumah sakit,” tutur Ery.

“Di Gaza, 80 persen orang bergantung pada bantuan kemanusiaan yang disediakan oleh organisasi amal. Ramadhan ini ribuan keluarga tidak akan mampu memenuhi kebutuhan mereka dari makanan dan barang-barang Ramadhan. Pegawai pemerintah tidak menerima gaji penuh mereka sejak berbulan-bulan,” pungkas Ery.

Baca Juga :   Alumni Uniska Diminta Jaga Nama Baik Kampus

SYAHRI RAMADHAN

 

Syahri Ramadhan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.