Kuasa Hukum Bupati Balangan: Kuat Dugaan Ada Unsur Politis 

32

KabarKalimantan, Banjarmasin – Kuasa Hukum Bupati Balangan H Ansharuddin, Muhammad Pazri mengatakan, pihaknya menduga kuat adanya unsur politisi terkait kasus yang tengah menimpa kliennya.

Sebelumnya, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Balangan ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan senilai Rp 1 miliar.

“Memang kuat dugaan unsur politis dan kedzaliman terhadap bapak Ansharuddin,” ucapnya kepada wartawan pada saat jumpa pers di Hotel Aria Barito, Senin (7/10/2019).

Diakui Pazri, dengan adanya penetapan Ansharuddin sebagai tersangka oleh Ditreskrimum Polda Kalsel, banyak imbas negatif yang terima oleh kliennya. Termasuk penilaian negatif  masyarakat terhadap status kliennya tersebut.

Menurutnya, dalam menangani kasus ini, pihak terkait harus lebih berhati-hati dalam hal penyelidikan dan penyidikan. “Banyak dugaan kejanggalan, termasuk laporan balik kami yang lamban diproses. Kami merasa ini tidak adil,” tegasnya.

Apalagi, tambahnya, ada tuduhan terkait transaksi antara kliennya dengan Dwi Putra Husnie (pelapor) sebesar Rp 1 miliar yang terjadi pada 2 April 2019 pukul 11.00 Wita di Hotel Rattan Inn Banjarmasin.

Baca Juga :   Bupati Ansharuddin Ikut Rakernas di Istana Negara

“Itu tidak benar, bukti kami ada, bapak Ansharuddin waktu itu, jam itu sedang berada di Balangan. Dan sedang melantik 65 anggota BPD, sampai makan siang. Pihak pelapor memberikan keterangan palsu, dan oknum ini juga membuat kwitansi palsu dengan tanda tangan klien kami,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Balangan Ansharuddin mengatakan, walaupun statusnya saat ini sudah dijadikan tersangka, sesuai undang-undang, tidak ada larangan dirinya untuk maju pada Pilkada mendatang.

“Insya Allah saya mencalonkan diri maju di Pilkada. Walupun status tersangka, tapi masih ada status praduga tak bersalah,” katanya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here