Kurang Komunikasi, DPRD Kalsel Panggil Dispora Kalsel

526
Kadispora Kalsel Zakli Aswan setelah rapat bersama Komisi IV DPRD Kalsel, Kamis (4/1/2018). Redkal.com

KabaKalimantan, Banjarmasin – DPRD Kalimantan Selatan agaknya memendam syak wasangka besar atas proyek pembangunan Sport Center. Maklum, kalangan legislator merasa proyek milik Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel, itu sepi dari pemberitaan media lokal.

Lebih ironis lagi, para wakil rakyat menganggap Dispora Kalsel hampir tidak pernah berkonsultasi dengan mitra kerjanya di DPRD Kalsel. Alhasil, Komisi IV DPRD Kalsel memanggil Dispora Kalsel untuk rapat kerja membahas sport center pada Kamis (4/1/2018).

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel Yazidie Fauzi, memang penasaran atas rencana pembanguan Sport Center di Kelurahan Sungai Tiung dan Kelurahan Cempaka , Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalsel.

“Kawan –Kawan tadi (Saat Rapat) menayakan dari bagaimana perencaan sport center, terus pembentukan panitia pelaksaan untuk pembebasan lahan samapi penetapan lokasi oleh Gubernur,” Kata Yazidie saat di temui kabarkalimantan sesusai rapat.

Baca Juga :   Farah Resmi Gantikan Ayahnya

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini awalnya mengaku kesulitan memberikan terangan pada media soal pembanguan Sport Center karena kurang komunikasi dengan Dinas teknis. Menurut dia, awalnya Biro Perlengkapan Setdaprov Kalsel dan Dispora rutin berkomunikasi ketika tahapan permohonan alokasi dana untuk pembebasan lahan.

Setelah memasuki tapahan selanjutnya, Yazidie merasa hampir tidak ada komunikasi lagi. “Kewajiban kami adalah menyakinkan semua tahapan yang dilakukan oleh Pemprov sesuai dengan Perundang-undang. Itu termasuk potensi tumpang tindih lahan atau dobel sertifikat,” kata Yazidie.

Kadispora Provkalsel Zakly Asswan mengaku sengaja membatasi publikasi lokasi pembanguan Sport Center guna menghindari adanya oknum-oknum yang bermain, seperti makelar tanah. Ia khawatir ada oknum makelar tanah yang membeli tanah dengan harga rendah, lalu menjual dengan harga mahal ketika dibutuhkan pemerintah.

Menurut Zakli, penetapan lokasi pembanguan diumumkan sesuai Surat Keputusan Gubernur Kalsel Selatan nomor 188.44/0304/KUM/2017 pada tanggal 19 Juni 2017 tentang Penetapan Lokasi Lahan/Kawasan Sport Center Provinsi Kalimantan Selatan, yang berisi empat poin yang mencakup lokasi, maksud dan tujuan pembangunan Sport Center, Pelaksanaan Pengadaan Tanah dan Pembangunan Sport Center.

Baca Juga :   Yazidie : Masalah Pengrusakan Fasilitas DPRD Kalsel Jangan Diperpanjang

RIZAL KHALQI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here