Jum. Sep 25th, 2020

Lampiaskan Dendam, Mantan Napi Bacok Warga Lampihong

2 min read

KabarKalimantan, Paringin – Baru saja keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Amuntai, SR (25) kembali harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Pasalnya, SR yang merupakan warga Tanah Habang Kiri, Rt 003 Kecamatan Lampihong ini melakukan pembacokan terhadap Mansyah (30) pada Minggu (25/2/2018).

Rupanya, aksi nekat yang menyulut SR melakukan pembacokan terhadap Mansyah tersebut dilatarbelakangi rasa dendam yang selama ini terpendam.

Pelaku menyimpan rasa dendam lantaran pernah dilaporkan atas kasus pembakaran rumah korban yang terjadi beberapa tahun silam. Saat pelaku keluar dari Lapas Amuntai pada awal 2018 lalu, dendam tersebut nampaknya tak berkesudahan hingga pelaku nekat melakukan penganiayaan.

Pembacokan yang terjadi sekitar pukul 17.00 Wita itu bermula saat pelaku bertemu dengan korban di teras rumah Lamsiah. Kemudian, pelaku berkata bahwa ia dendam kepada korban. Saat itu lah, pelaku menguhunuskan parang yang disimpan di balik celananya.

Baca Juga :   Polisi Tangkap Warga Desa Uren karena Status Facebook

Seketika, korban mencoba untuk menenangkan pelaku dan memintanya untuk bersabar. “Saya tidak tahu masalahnya, kenapa dendam. Jar ku sabar ja,” ucap korban.

Mendengar jawaban tersebut, pelaku menghampiri dan langsung membacok korban sebanyak satu kali hingga mengenai sabuk di pinggang sebelah kiri. Bacokan parang pelaku itu pun membuat korban mengalami luka lecet di bagian pinggang sebelah kiri.

Melihat pelaku seperti kesetanan, korban pun berusaha merebut parang dari tangan pelaku dengan cara merangkul pelaku serta dibantu oleh Judin (30) yang merupakan saksi kejadian.

Beruntung, saat itu juga korban berhasil merebut parang tersebut dari tangan pelaku. Hanya saja, jari manis korban mengalami luka gores akibat kembali terkena parang pelaku.

Usai kejadian tersebut, pelaku langsung pergi dengan meninggalkan ancaman akan kembali lagi pada malam harinya.

Kapolres Balangan AKBP Moh Zamroni S iK melalui Kapolsek Lampihong Ipda Krismianto membenarkan peristiwa percobaan pembunuhan tersebut. “Kejadian penganiayaan tidak sempat terjadi lagi. Sebab, sebelum pelaku kembali sesuai ancamannya, korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Lampihong,” ucapnya.

Baca Juga :   Orang Ini Kepergok Transaksi Carnophen di Kantor Desa

Tak menunggu lama, jajaran Polsek Lampihong langsung menanggapi laporan tersebut hingga langsung melakukan pencarian terhadap pelaku penganiayaan. Pencarian terhadap pelaku pun membuahkan hasil, jajaran Polsek Lampihong berhasil mengamankan pelaku yang saat itu tangah dalam keadaan mabuk di sekitaran rumahnya pada Senin (26/2/2018).

“Pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Dia bakal dijerat pasal penganiayaan serta undang – undang darurat atas kepemilikan senjata tajam,” jelas Krismianto.

FM HIDAYATULLAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.