Jum. Apr 10th, 2020

Lampu Mercusuar Peninggalan Kolonial Belanda di Pagatan, Masih Difungsikan

2 min read

KabarKalimantan, Batulicin –  Bangunan Menara lampu Mercusuar (light house) peninggalan  kolonial Belanda yang berlokasi di pesisir pantai desa muara ujung tanjung petang pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu, hingga saat ini masih digunakan sebagai petunjuk navigasi bagi kapal laut yang hilir mudik di wilayah perairan laut pagatan, masih dikelola Direktorat kementerian Perhubungan Laut Distrik Navigasi kelas II Banjarmasin.

Pada saat dikonfirmasi kepala pos jaga  Mercusuar tanjung petang Fakhrurrazi (40) oleh redkal.com, rabu (19/2/2020) mengatakan, bahwa bangunan menara mercusuar yang ada dilokasi ini, umurnya sudah mencapai  110 tahun, karena didirikan oleh Belanda  sejak tahun 1910 yang lalu, bentuknya masih asli dan belum  ada renovasi.

Selain menara mercusuar yang masih berdiri kokoh dilokasi pesisir pantai laut tanjung petang itu, disana terlihat juga sebuah bak penampungan air serta  bangunan rumah kayu jati untuk pos jaga masih terlihat utuh.

Untuk ketinggian bangunan menara mercusuar yang ada di tanjung petang ini mencapai 25 meter, memang kalau menurut ukuran standar internasional tinggi menara harus 40 meter.

“Kalau ketinggian bangunan menara mercusuar  25 meter jarak pandang lampu hanya sejauh 30 mil, sedangkan ketinggian 40 meter maka jarak pandang lampu bisa mencapai 40 mil, ketinggian bangunan menara sangat mempengaruhi bias lampu,” kata Fakhrurrazi.

Fakhrurrazi menambahkan, kalau mercu suar yang ada di tanjung petang pagatan Kabupaten Tanah Bumbu lampunya hanya berkedip kedip,  beda dengan mercu suar yang ada di pulau samar gelap dan tanjung petang yang ada di Kabupaten Kotabaru, lampunya berputar putar,  sebenarnya fungsinya sama saja untuk memberikan tanda atau isyarat bagi kapal yang tidak memiliki peralatan GPS.

“Luas lahan  menara mercusuar peninggalan  kolonial Belanda di tanjung petang pagatan Kecamatan Kusan Hilir mencapai 2 hektar,” ujarnya.

Reporter: Slamet Riadi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.