LDII Turut Jaga Keutuhan NKRI

2 min read
24

BANJARMASIN, KK – Berbagai pergolakan yang terjadi di Indonesia saat ini tentu saja banyak menyita perhatian berbagai organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di republik ini, tak terkecuali Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).LDII sebagai ormas Islam yang tersebar di penjuru negeri juga memberikan reaksi dengan hiruk-pikuknya permasalahan yang timbul akibat politik bahkan tak jarang sering sangkut pautnya dengan urusan agama.

Ketua LDII Pusat Prof Abdullah Syam di acara Musyawarah Wilayah (Muswil) VI LDII Kalsel, Sabtu (25/2/2017) saat diwawancarai mengatakan, LDII sebagai lembaga Islam yang bernaung di bawah Pancasila dan UUD 1945 akan terus mengawal dan mencari cara agar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap terus terjaga.

Baca Juga :   ​Baliho Timpa Warga, Ini Kata Ketua DPRD Banjarmasin

Menurutnya, bangsa Indonesia sebagai negara yang beragama, dan memiliki landasan dasar pancasila dan UUD.

Agar permasalahan-permasalahan yang timbul saat ini, terutama ada sangkut pautnya dengan agama dapat diredam dengan rasa persatuan tersebut.

Baca Juga :   Akui Alasan Mundur, Tangan Iwan Setiawan Gemetar

Selain itu Ketua LDII yang sudah menjabat selam empat periode itu menilai, bahwa rasa kecintaan terhadap bangsa hendaknya terus dikuatkan.

Angota Dewan Pertimbangan MUI pusat itu mengakui bahwa umat Islam terbesar yang dimiliki sebuah negara adalah Indonesia. Namun masyarakat kita masih tergolong lemah di bidang ekonomi, pendidikan, dan politik sehingga sangat gampang dimanfaatkan bahkan tak jarang diadu domba.

“Ini artinya kualitas, untuk itu stategi penguatan terhadap ideologi negara harus dilakukan,” ucapnya.

Baca Juga :   Menang di Pileg 2019, M Yamin : Saya Siap Jadi Walikota Banjarmasin Periode 2021-2026

Ia juga menceritakan, bahwa Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla pernah berbicara dengan bangsa Arab yang mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara yang memiliki 20 juta jiwa dengan mayoritas umat muslim mampu bersatu itu sebuah hal yang sangat luar biasa, dan jangan sampai mau dipecah belah. bur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *