Lebih 1.000 Hektare Lahan di Kalsel Terbakar

619

KabarKalimantan, Banjarbaru – Berdasarkan data yang dirangkum Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, luas kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan sudah mencapai 1.133 hektare, dan 305 hektare di wilayah Banjarbaru.

Terlebih efek buruk dari kebakaran hutan dan lahan yang semakin hari semakin bertambah dirasakan langsung oleh masyarakat umum. Kabut asap biasanya menyelimuti beberapa titik di Kalsel dini hari sekitar pukul 02.00 hingga pagi sekitar pukul 07.00 Wita.

Bahkan, pekatnya kabut asap itu sampai menggangu aktifitas lalu lintas, para pekerja dan pelajar yang bersekolah. Dampat terburuk dari kabut asap yang semakin hari semakin pekat yakni gangguan kesehatan pada pernapasan.

Pelaksana Tugas Harian BNPB Kota Banjarbaru Ahmad Syarif Nizami menjelaskan, pihaknya sedini mungkin telah mengerahkan kekuatan anggota untuk merespon cepat segala kemungkinan kebakaran lahan.

“Jika ditotal dari sejumlah titik api di wilayah Banjarbaru, wilayah Guntung Damar yang terbanyak. Kami pastikan Senin ini membuka pos di Komplek Wengga wilayah Trikora, yang bersinergi 4 orang dari TNI, Polri dan Damkar,” ungkpanya.

Baca Juga :   BPBD Kotabaru Bentuk 10 Posko Penanggulangan Karhutla

BNPB Kota Banjarbaru mengakui telah mencover sekitaran 190 hektare dari awal hingga per 23 Agustus tadi. Dibantu oleh pihak BPBD Provinsi 150 hektare. Tak dipungkiri, ada beberapa bagian yang tidak tercover karena titik api yang luar biasa banyak.

Sekadar diketahui, hingga kemarin jumlah titik hotspot di Provinsi Kalimantan Selatan, dengan tingkat kepercayaan > 75 % dari 1 Mei – 23 Agustus 2018 berjumlah 198 titik hotspot bersumber pada LAPAN dan SIPONGI.

Secara data, prakiraan tingkat kemudahan terjadinya Kebakaran di Wilayah Provinsi Kalimantan Selatan secara umum telah masuk dalam dalam kategori “sangat mudah terbakar”.

Jika direkapitulasi, luas lahan terbakar di kabupaten/kota se-Provinsi Kalsel per 1 Januari–23 Agustus 2018 ini berjumlah 361 kali kejadian. Dengan rincian, Banjarmasin: 2 Ha, Banjarbaru: 338,6 Ha, Banjar: 225,6 Ha, Barito Kuala: 4,3 Ha, Tapin: 123,65 Ha, Hulu Sungai Selatan: 132,6 Ha, Hulu Sungai Tengah: 16,55 Ha, Hulu Sungai Utara: 83,5 Ha, Balangan: 18 Ha, Tabalong: 16,5 Ha, Tanah Laut: 272,6 Ha, Tanah Bumbu: 34,5 Ha, dan Kotabaru: 7,9 Ha. Total keseluruhan luas lahan terbakar : 1.265,76 Ha.

Baca Juga :   Tanpa Nadjmi, Jaya Monitoring dengan Sekda

Sejumlah pencegahan serta mitigasi juga dilakukan dalam bentuk Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla Manggala Agni Balai PPIKHL Kalimantan di Provinsi Kalsel 12 pos menjangkau 48 desa rawan karhutla.

Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan Drs H Wahyuddin M AP menerangkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan Satgas Udara Helly Water Bombing. Hanya saja masih diproses.

Ananda

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here