Jum. Mei 29th, 2020

Mabuk dan Bikin Onar, Preman Kampung Tewas Ditusuk

1 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Diduga berbuat onar akibat pengaruh minuman keras, Dody (37) warga Benua Anyar RT 04 RW 01, Kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur tewas ditusuk. Diduga pelaku tak lain adalah temannya sendiri.

Kini, polisi tengah melakan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri.

Peristiwa penusukan ini terjadi saat korban datang ke rumah salah satu warga di kampungnya, Jalan Benua, Kecamatan Banjarmasin Timur, Rabu (24/10/2018) sekitar pukul 18.30 WITA. Akibat pengaruh minuman beralkohol, korban berbuat onar.

Beberapa kali dinasihati, korban tetap saja melonjak bahkan menantang pelaku (saat itu berada di rumah saksi) untuk berkelahi, hingga membuat marah pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Saat korban semakin tak bisa dikendalikan, pelaku menusuk dada sebelah kiri, samping dada kiri dan bagian lengan belakang sebelah kiri. Korban terjatuh yang membuat warga berkerumun, sedangkan pelaku kabur. Tiba di RSUD Ulin Banjarmasin, nyawa preman kampung itu tak bisa diselamatkan.

Baca Juga :   Polda Kalsel Sita 30 Paket Sabu Siap Edar dari Warga Ratu Zaleha

Polisi mengungkapkan, kasus ini masih didalami terkait kronologis pasti dan motif pembunuhan. Pihaknya juga menunggu keluarga korban yang belum melakukan pelaporan terkait kasus tersebut.

“Satu saksi kunci sudah kami periksa. Informasinya, korban mabuk, berbuat onar dan menantang pelaku berduel. Infonya memang ada permasalahan antara pelaku dan korban,” ujar Kasi Humas Polsekta Banjarmasin Timur Aiptu Partogi H, Jumat (26/10/2018).

Berdasarkan penyelidikan sementara, kata Partogi, pelaku diduga hanya satu orang. Sebab, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban selain luka tusuk. “Kami masih buru terduga pelaku dan mencari senjata yang digunakan,” pungkasnya.

Syahbandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.