Jum. Apr 10th, 2020

Mardani Tak Sepakat Istilah Politik Dinasti

1 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Selatan (Kalsel), Mardani H Maming tak sepakat dengan istilah politik dinasti.

Menurut mantan Bupati Tanah Bumbu ini, istilah politik dinasti sangat tidak tepat. Pasalnya, dalam pola demokrasi pilihan siapa yang akan menjadi pemimpin ada di tangan rakyat.

“Bisa disebut dinasti itu misalnya kalau saya sebagai bupati menentukan siapa yang jadi. Tapi kalau rakyat yang sudah menentukan, siapapun tak bisa apa-apa,” tegas Mardani kepada wartawan, Senin (24/2/2020).

Pria yang sekarang menjadi Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini menegaskan, dalam Pilkada setiap orang yang memenuhi syarat bisa mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

“Apakah karena saya mantan bupati, lalu saudara saya tidak boleh mencalonkan diri. Demikian juga dengan anak presiden yang mencalonkan diri dalam Pilkada. Padahal yang memilih dalam Pilkada itukan bukan presiden tapi langsung rakyat,” katanya.

Baca Juga :   PDI-P Tawarkan Sosok Calon Wakil Gubernur ke Paman BirinĀ 

Reporter: M Ali Nafiah Noor

Editor: M Ridha

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.