Matikan Pergerakan Trio Barito, Kunci Sukses Persela Terhindar dari Kekalahan

303

KabarKalimantan, Banjarmasin – Persela Lamongan berhasil menahan imbang Barito Putera saat bertandang di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kamis (24/5/2018) malam.

Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit Kuspriyanto yang memimpin laga. Barito Putera terpaksa menahan diri untuk memimpin klasemen. Sementara bagi Persela sendiri, target mereka tercapai dengan mencuri satu poin.

Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini memang bermain ngotot sejak awal pertandingan.  Tim asuhan Aji Santoso ini bahkan cukup mengganggu strategi permainan Laskar Antasari.

Babak pertama, Persela mengungguli tuan rumah. Namun permainan Barito Putera bangkit setelah turun minum. Persela yang berganti kiper di babak kedua pun kebobolan.

Menurut Pelatih Persela Aji Santoso, kiper pertama Persela Dwi Kuswanto memang bermain tidak tenang. Sehingga ia harus mengambil keputusan mengganti kiper. “Kondisi Dwi tadi tidak tenang. Tidak memungkinkan,” ucapnya kepada wartawan.

Baca Juga :   Tutup Laga Kandang dengan Menang

Sementara itu, Aji Santoso mengaku kesulitan menembus pertahanan Barito Putera. Penjaga gawang Barito Putera Dian Agus dinilai bermain bagus. “Banyak peluang dari babak pertama, tapi kiper Barito bermain bagus,” ujarnya.

Aji Santoso rupanya sudah mewaspadai kekuatan skuad asuhan Jacksen F Tiago. Itulah yang membuatnya memutuskan menerapkan permainan agresif sejak awal.

Menurutnya, Laskar Antasari punya sejumlah pemain yang bisa bermain cepat. Anak asuhnya harus mengunci pergerakan tiga punggawa Barito itu.

“Packer, Samsul, dan Riski Pora. Itu Kunci mereka. Saya tidak mau mereka main dengan leluasa,” ujarnya.

M ALI NAFIAH NOOR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here