Mengaku Habib, Aksi Sadad Lancarkan Penipuan Terungkap

1300

KabarKalimantan, Martapura – Berkedok sebagai seorang habib, Anwar Sadad alias Sadad Sodok (40) melancarkan aksi penipuan di Desa Gudang Tengah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Rupanya, pamor umat Muslim penyandang titel habib yang biasanya lebih mentereng di mata masyarakat dimanfaatkannya untuk kepentingan ekonomi, penipuan dan menaikan pamor.

Ketua Rabithah Alawiyin Kota Banjarmasin Habib Muhammad Alhabsy mengatakan, banyak menemukan kasus habib palsu di Kota Banjarmasin dan sekitarnya.

“Banyak catatan kami, rata-rata habib palsu berprofesi sebagai penambaan (praktisi penyembuhan alternatif) dan perdukunan,” ucap Muhammad kepada wartawan Kabar Kalimantan, Jumat (13/7/2018).

Modus Sadad terungkap setelah Rabithah Alawiyin Kota Banjarmasin bertandang ke tempatnya untuk memastikan keabsahan titelnya tersebut. Bahkan, setelah dipastikan bahwa Sadad hanya melakukan penipuan, ia pun hampir jadi sasaran empuk amukan massa yang geram terhadap tingkah lakunya yang dimulai sejak Ramadhan lalu.

Baca Juga :   Polisi Ringkus Pelaku Penipuan Bermodus Menjanjikan Pekerjaan

Muhammad Alhabsy mengimbau, masyarakat mestinya teliti dengan menkonfirmasi ke kalangan habib asli atas status kehabibanya. “Kalau orang yang bukan habib mengaku-ngaku habib pasti ujung-ujungnya duit (menipu),” kata Muhammad Alhabsy.

Muhammad Alhabsy menjelaskan, ciri habib asli mengacu garis keturunan orang tuanya, nama-nama kerabat ayah dan seterusnya yang berbau nama khas Hadramaut seperti Ali, Ahmad, Hasan, Husin, Umar, dan Muhammad. Nama itu terulang-ulang jadi nama kakek, nama anak dan cucu.

“Lebih kuat lagi jika mempunyai silsilah yang dikeluarkan lembaga pencatat nasab (garis asal keturunan) Maktab Daimi Rabithah Alawiyin Pusat di Jakarta,” ucap Muhammad Alhabsy.

Sementara ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap Anwar Sadad yang mengaku sebagai keturunan habib itu.

M Juhran

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here