Mengatasi Masalah Zonasi, Pemprov Kalsel Siap Menambah Sekolah

740

KabarKalimantan, Banjarmasin – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi masih menyisakan sejumlah masalah. Banyak lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tak bisa meneruskan pendidikan ke tingkat selanjutnya.

Dalam sistem zonasi, semakin dekat tempat tinggal siswa dengan sekolah, peluang diterima semakin besar. Sayangnya, daya tampung sekolah yang ada di wilayah padat penduduk tidak cukup mumpuni.

Masalah tidak habis sampai di situ. Berlakunya pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang lebih diprioritaskan diterima, malah menutup peluang bagi pendaftar lainnya.

Agar hal ini tidak terjadi lagi di kemudian hari, Pemerintah Provinsi (Pemprov) sudah punya rencana. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel menyatakan siap untuk meningkatkan daya tampung sekolah.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Atas (SMA) Disdikbud Kalsel, Muhammadun. SMA menurutnya memang masih jadi pilihan terbanyak masyarakat. Apalagi saat ini semakin banyak yang berminat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Baca Juga :   Kecewa Tak Ditemui, Komisi IV DPRD Kalsel Berencana Panggil Dirut RSUD Ulin Banjarmasin

“Jalan keluarnya, kami siap menambah kelas-kelas baru di sekolah yang sudah ada,” katanya usai melakukan pertemuan dengan Komisi IV DPRD Kalsel di gedung dewan membicarakan masalah tersebut, Jum’at (12/7/2019).

Selain itu, Pemprov juga siap mendirikan sekolah baru untuk wilayah yang memang padat sekali penduduknya. Untuk itu, pemprov perlu kerjasama pemerintah kabupaten/kota.

“Asal ada tanah hibah. Kami yang akan membangunnya,” ucap Muhammadun.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here