Menko PMK: Harganas Jangan hanya Jadi Seremonial

1078

KabarKalimantan, Banjarbaru – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menginginkan momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) dapat dijadikan sarana untuk mengingat kembali pentingnya keluarga.

Menurutnya, Harganas ini jangan hanya diperingati sebagai acara seremonial saja, tetapi benar-benar menjadikan keluarga sebagai fondasi utama dalam setiap segi kehidupan.

“Momentum Harganas ini hendaknya dijadikan sarana untuk menanamkan kepada generasi selanjutnya untuk kehidupan berkeluarga yang sehat dan sejahtera,” ujar puteri Megawati Soekarnoputri tersebut saat membuka puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVI Tahun 2019 di halaman Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Sabtu (6/7/2019) siang.

Sementara itu, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo juga menambahkan, peringatan Harganas ini hendaknya dijadikan sebagai pengingat akan pentingnya keluarga bagi pembangunan bangsa untuk memenuhi kebutuhan asah asih dan asuh.

“Keluarga menjadi tempat sempurna untuk menanamkan nilai karakter manusia Indonesia, yaitu integritas, etos kerja dan gotong royong,” kata Hasto.

Baca Juga :   PKK Kalsel Gelar Beragam Kegiatan Sosial di Momen Harganas

Hasto menuturkan, pihaknya akan terus mendorong masyarakat untuk selalu memulai segala sesuatu dengan rencana dalam setiap aspek kehidupan dan semuanya diawali dari keluarga.

“Hidupkan kembali nilai-nilai keluarga melalui aktivitas berkumpul, berinteraksi, berdaya, berbagi dan peduli. Momen Harganas ini hendaknya kita jadikan sarana untuk mengingatkan kembali betapa pentingnya arti sebuah keluarga,” cetusnya.

Di kesempatan yang sama Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor berpendapat, Harganas ini mengingatkan pentingnya arti sebuah Keluarga, perjalanan manusia dimulai dari sebuah Keluarga.

“Kami keluarga Kalsel selalu menanamkan pentingnya nilai-nilai kekeluargaan dimana sejak kecil orang Banjar telah mengenal yang namanya konsep bubuhan dan bedingsanak, dapat diartikan konsep persaudaraan dan kekerabatan khas budaya Banjar,” tuturnya.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengimbau, agar bersama – sama menjaga keluarga, karena keluarga adalah pondasi dasar untuk kuatnya sebuah bangsa.

Baca Juga :   Sinergi dan Silaturahmi antar DWP BKKBN se-Indonesia

“Kita ingin bangsa yang berkualitas dan berdaya saing sehingga kita tidak letih sendiri didalam membangun bangsa ini, tetapi dengan kerja keras kita berharap Indonesia semakin jaya dengan keluarga sehat dan sejahtera,” pungkas Paman Birin.

Kegiatan hari Puncak harganas dirangakai dengan berbagai macam penyerahan penghargaan seperti penyerhaan penghargaan satya lencana Pembangunan Bidang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), Penghargaan Rekor Muri, Pemberian KIA, KIS, KIP, KKS, Bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebanyak 1/2 ton balitan dan ibu hamil.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama tersebut menjadi momentum penyerahan piagam penghargaan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel selaku Ketua Kwarda Pramuka Kalsel Hj Raudatul Jannah.

Piagam penghargaan yang diserahkan oleh Manager Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka pencatatan rekor Museum Rekor MURI dengan Membagikan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada anggota Pramuka  sebanyak 5.000 anak pramuka.

Baca Juga :   Peringatan Harganas, Momentum Promosikan Pariwisata Kalsel

Reporter: Syahri Ramadhan

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here