Sel. Mar 31st, 2020

Mensos Optimistis PKH Tahap III Rampung Bulan Agustus

2 min read

KabarKalimantan, Amuntai- Kementerian Sosial optimistis penyaluran bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap III akan beres seluruhnya di bulan Agustus 2017. Setelah itu, Kementerian menyiapkan penambahan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH menjadi 10 juta pada tahun 2018.

Ia sudah mengumpulkan semua pejabat eselon satu, dua, dan tiga di lingkungan Kementerian Sosial untuk membereskan target ini. “Nantinya proses pencairan akan dilakukan secara serentak selama bulan Agustus,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat Pencairan PKH Tahap II di Kota Amuntai, Kabupaten HSU Kalimantan Selatan, Kamis (27/7/2017).

Menteri Khofifah meminta Himpunan Bank Negara (Himbara) yang terdiri atas BNI, BRI, Mandiri, dan BTN ikut menyukseskan rencana itu. Himbara berperan dalam penyaluran bansos PKH Non Tunai dan Bantuan Pangan Non Tunai.

Bila ditemukan ada pencairan tahap II di kabupaten atau kota yang belum tuntas, maka bansos akan diberikan secara rapel di bulan Agustus 2017. Jumlah nominal Bansos PKH sendiri yakni sebesar Rp1.890.000 yang pencairannya dibagi dalam empat tahap: Februari, Mei, Agustus dan November.

“Saat ini, total bansos PKH mencapai Rp 11,3 triliun dan kemungkinan jumlah bansos PKH yang disalurkan tahap ke III ini mencapai angka Rp 3 triliun,” kata Khofifah.

Ia berharap Pemerintah Daerah bisa berperan aktif dalam proses pencairan PKH dan mekanisme pengawasan dilapangan. Dengan sinergisitas seperti itu maka target Agustus Tuntas bukan sesuatu yang sulit dicapai.

Khofifah mengingatkan peruntukkan bansos PKH untuk keperluan pendidikan dan kegiatan yang produktif. Ia tak segan mencabut bansos apabila KPM ketahuan membelanjakan bantuan untuk konsumtif.

“Di banyak kesempatan saya selalu tegaskan hal ini, karena saya ingin bansos ini tepat sasaran dan penggunaan. Jangan sampai begitu dapat uang langsung berbelanja sana sini yang tidak sesuai peruntukan. Pulsa dan Rokok salah satunya,” Khofifah mengingatkan.

Di Kabupaten HSU, Kementerian Sosial menggelontorkan bansos senilai Rp 29,6 miliar, yang terdiri dari bansos PKH, beras sejahtera (Rastra), bansos disabilitas, dan bansos lanjut usia.

DP 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.