Asa Duduki Tangga Juara Tertunda

244

KabarKalimantan, Banjarmasin – Misi Barito Putera memimpin klasemen di pekan kesepuluh Gojek Liga 1 bersama Bukalapak tertunda. Laskar Antasari hanya mampu menahan imbang Persela Lamongan yang bertandang ke Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kamis (24/5/2018) malam.

Bermain di hadapan ribuan suporter setianya, skuad asuhan Jacksen F Tiago nyaris menelan kekalahan. Barito Putera kecolongan setelah gawang Dian Agus Prasetyo berhasil dirobek Diego Assis pada menit ke-41.

Sepanjang jalannya laga paruh pertama, Barito Putera memang tampil mengecewakan. Banyak kesalahan-kesalahan yang membahayakan lini pertahanan yang dikawal Hansamu Yama dan Aaron Evans.

Memasuki babak kedua, Jacksen melakukan perubahan. Dandi Maulana dimasukkan menggantikan Fajar Handika. Aaron Evans yang semula bertugas menjadi palang pintu terakhir didorong ke depan menggantikan posisi Fajar Handika sebagai gelandang bertahan.

Perubahan itu terbukti efektif. Laskar Antasari terlihat bermain lebih agresif hingga pada menit ke-55 membuahkan gol yang dicetak oleh Samsul Arif. Bola bersarang di gawang Persela Lamongan yang dijaga kiper pengganti M Ridwan. Skor imbang 1-1.

Baca Juga :   Jacksen Tak akan ‘Balas Dendam’ Tebus Kekalahan atas Persipura

Tak puas hanya bermain imbang, Jacksen kembali melakukan pergantian untuk menambah daya gedor Laskar Antasari. Douglas Packer ditarik keluar digantikan Gavin Kwan Adsit, dan tak lama berselang menyusul Paulo Sitanggang yang digantikan Juan Pino. Namun sayang, serangan demi serangan Barito Putera melempem, hingga laga berkesudahan dengan skor 1-1.

Hasil imbang yang didapat Barito Putera memang disyukuri Jacksen F Tiago. Namun, ia juga mengaku sangat kecewa dengan mental bertanding anak asuhnya saat menghadapi Laskar Joko Tingkir itu.

“Semangat juang anak-anak kendor. Mereka bermain kurang agresif dan itu mampu dimanfaatkan lawan. Persela cukup pandai, bermain hati-hati dan melakukan serangan balik hingga mereka mampu unggul lebih dulu,” kata Jacksen saat jumpa wartawan pasca laga.

Jacksen mengaku, tim asuhannya seakan kehilangan ritme pertandingan. Terlebih di sepanjang babak pertama yang sangat jauh dari ekspektasi. “Di babak kedua, kami melakukan perubahan. Di situ, anak-anak mulai menemukan irama permainan dan menunjukkan karakter Barito Putera sesungguhnya. Namun itu terlambat,” ujarnya.

Baca Juga :   Ismairi Kandidat Pengganti Felipe?

Pelatih asal Brasil ini menuturkan, banyak evaluasi yang ia kantongi. Terutama masalah permainan individu yang haus dibenahi.

Hasil pertandingan imbang ini memaksa Barito Putera hanya duduki posisi kedua kalsemen sementara Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Sementara Persela Lamongan juga merangsak naik ke posisi ke-7 dengan raihan 14 poin.

M ALI NAFIAH NOOR/SUHAIMI HIDAYAT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here