Minimanisir Kebocoran PAD, Dewan Dukung Tapping Box Dipasang di DM dan RSUD ULIN

33

KabarKalimantan, Banjarmasin – Untuk mencegah kemungkinan terjadinya kebocoran PAD di sektor retribusi parkir, Pemkot Banjarmasin telah melakukan pemasangan tapping box di Duta Mall (DM) dan RSUD Ulin Banjarmasin.

Pemasangan tapping box ini dinilai DPRD Banjarmasin sebuah langkah yang tepat untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kebocoran PAD. Apalagi retribusi dan pajak parkir merupakan salah satu sektor PAD terbesar di kota ini.

“Potensi retribusi dan pajak parkir di kota ini sangat besar, tapi kami rasa saat ini belum terkelola dengan baik. Tapi dengan adanya pemasangan tapping box, itu nantinya dapat dikelola dengan maksimal,” ucap Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, M Isnaini di gedung dewan, Kamis (7/11/2019).

Dengan dipasangnya tapping box di DM dan RSUD Ulin, pihak dewan kata Isnaini, juga berharap tempat-tempat lain yang memiliki potensi retribusi seperti hotel, tempat hiburan dan restoran, juga menerapkan hal yang sama guna memaksimalkan dan meningkatkan PAD Banjarmasin.

“Jadi kalau tapping box ini dipasang, pengelolaan parkir akan lebih transparan dan dapat meminimalisir kebocoran,” ujar politikus Gerindra ini.

Sementara itu, Kadishub Banjarmasin Ichwan Noor Khaliq mengatakan, sebelum pemasangan tapping box di DM Banjarmasin, memang ada kenaikan angka retribusi parkir yang signifikan. Semula hanya berkisar antara Rp 200-250 juta per bulan, dalam bulan Maret-Juli 2019 angkanya meningkat menjadi Rp 300-500 juta per bulan.

“Dengan pemasangan tapping box, kemungkinan adanya kebocoran di bulan selanjutnya dapat diminimalisir. Tapi kami belum bisa memastikan apa ada kebocoran di DM itu, karena harus dilakukan kajian terlebih dulu, paling tidak tiga bulan baru bisa dilihat hasilnya,” katanya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here