Momentum Kebangkitan Laskar Antasari

3209

BANJARMASIN, KK – Barito Putera tengah berada dalam kondisi tertekan. Selalu kalah dalam tiga pertandingan terakhir Liga 1 bukanlah pencapaian yang bagus untuk tim berjuluk Laskar Antasari.

Pasukan Jacksen F Tiago itu kalah 0-1 dari tuan ruah Arema FC (5/5/2017). Lalu takluk dari PS TNI (9/5/2017) di kandang sendiri, serta menyerah 3-2 dari Sriwijaya FC.

Tugas berat jadi pekerjaan rumah bagi Jacksen yang harus mengembalikan kepercayaan diri anak asuhnya pasca hasil minor tersebut. Terlebih, beberapa pilar yang biasa menjadi andalan masih berkutat pada masalah kebugaran. Selain Thiago Cunha dan Nazar Nurzaidin yang dipastikan cedera, kondisi Rizki Pora dan Hansamu Yama juga dipertanyakan.

Namun bukan Barito Putera namanya kalau mudah patah. Sinyal kebangkitan pun sudah tercium sejak jauh-jauh hari. Jacksen berjanji akan mengembalikan Barito Putera ke jalur kemenangan guna mengejar target berada di papan atas pada akhir musim.

“Pertandingan selanjutnya kita sudah siapkan segala upaya untuk mendapatkan poin. Saya pastikan semua pemain sudah siap baik dari segi mental maupun stamina,” kata pria berpasport Brasil yang pernah mengantarkan Persebaya dan Persipura menjadi Kampiun Liga Indonesia tersebut.

Di tengah upaya untuk bangkit, Barito harus berhadapan dengan lawan yang cukup berat pada pekan 6 Liga 1 Go-jek Traveloka. Persegres Gresik United datang ke Banjarmasin dengan motivasi tinggi. Meski masih belum bisa menemukan performa terbaiknya dan kerap tampil tidak konsisten, tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu tidak bisa dianggap remeh.

Jelang pertandingan kali ini mereka memiliki modal yang cukup berharga. Pada akhir pekan kemarin mereka sukses membukukan kemenangan pertama di liga dengan membekuk perlawanan tamunya, Persiba Balikpapan dengan skor 2-1.

Tim besutan Hanafi itu juga punya semangat tambahan jelang duel besok di Stadion 17 Mei Banjarmasin. Pasalnya, pada musim 2013/2014, mereka berhasil mencuri kemenangan di tempat yang sama melalui gol tunggal Herman Dzumafo Efendi. Hasil tersebut tentu ingin kembali diulangi Jusmadi dan kawan-kawan.

Hal itu disadari betul oleh pelatih Barito, Jacksen F Tiago. Pria berjuluk Papi Negro tersebut bukan orang yang doyan mengomentari tim lain. Namun entah kenapa jelang laga melawan Persegres, Jacksen seolah memberi perhatian lebih. Ini menunjukkan bahwa Persegres bukan lawan Sembarangan.

“Saya punya beberapa catatan mengenai Persegres. Mereka bermain dengan cara yang sangat cepat, dan juga punya transisi bertahan ke menyerang yang cukup tajam,” kata Jacksen.

Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung seru. Karena kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk terus memperbaiki posisi di klasemen sementara. Saat ini Barito Putera masih tertahan di posisi ke-12 klasemen sementara dengan raihan 7 poin. Sedangkan Persegres berada di posisi ke-17 dengan raihan 4 poin.

Kemenangan tentu menjadi harga mati bagi Laskar Antasari. Selain bisa mengatrol posisi di klasemen, tambahan 3 poin juga bisa mengangkat moril tim pasca tiga kekalahan beruntun.

Mampukah tuan rumah mengamankan 3 poin sekaigus memutus rekor buruk di liga, atau justru tim tamu yang kembali membuat Barito putera gigit jari dan memberikan kekalahan keempat beruntun bagi Laskar Antasari. Just wait and see. mud

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here