Muhlis Tega Aniaya Ayah Sendiri

SEORANG anak bernama Muhlis (29) tega menganiaya ayah kandungnya sendiri Sanarudin (56). Kejadian itu terjadi Senin (24/4 2017).

Sekitar pukul 08.00 WIB saat itu Sanarudin sedang bersih-bersih rumput di depan rumah. Tiba-tiba datang anaknya Muhlis (29) dari arah atas sambil berteriak-teriak.
“Saya kaget ada apa yang terjadi, namun dengan tiba-tiba anak saya langsung menyerang saya hingga babak belur seperti ini,” terang sang ayah.
Melihat kejadian penganiayaan itu, sang adik yang masih anak-anak berusaha melerai dan membantu ayahnya. Namun karena kalah tenaga sang adik juga ikut dihajar oleh sang kakak. Sang ayah pun berusaha melawan namun sang ayah yang sudah usia lanjut juga kalah tenaga dengan sang anak.
“Namun sang anak terus mengejar ayahnya hinga ke tengah jalan dan kembali menghajar ayahnya. Wajah sang ayah lebam berdarah-darah dan beberapa giginya sampai lepas akibat di aniaya anak kandungnya sendiri,” kata seorang warga RT 02 Kelurahan Jingah.
Sejumlah warga yang geram melihat aksi anak yang durhaka tega menghajar ayah kandungnya tersebut langsung menendang tersangka.
Tersangka pun jatuh dan langsung diikat. Pantauan Kabar Kalimantan saat di TKP tersangka diikat dan dibiarkan di tengah jalan dan sempat dimasukkan warga ke dalam parit.
Kejadian tersebut sempat jadi tontonan warga yang berlalu lalang di sekitar kejadian. Beberapa warga langsung menghubungi polisi. Tidak perlu waktu lama mobil polisi pun datang untuk mengamankan tersangka.
Sementara ituaparat kepolisian yang datang ke TKP mengatakan saat ini tersangka sudah diamankan dan dibawa ke Polres Barito Utara. don

Rubrik Kriminal

Muhlis Tega Aniaya Ayah Sendiri
SEORANG anak bernama Muhlis (29) tega menganiaya ayah kandungnya sendiri Sanarudin (56). Kejadian itu terjadi Senin (24/4 2017).
Sekitar pukul 08.00 WIB saat itu Sanarudin sedang bersih-bersih rumput di depan rumah. Tiba-tiba datang anaknya Muhlis (29) dari arah atas sambil berteriak-teriak.
“Saya kaget ada apa yang terjadi, namun dengan tiba-tiba anak saya langsung menyerang saya hingga babak belur seperti ini,” terang sang ayah.
Melihat kejadian penganiayaan itu, sang adik yang masih anak-anak berusaha melerai dan membantu ayahnya. Namun karena kalah tenaga sang adik juga ikut dihajar oleh sang kakak. Sang ayah pun berusaha melawan namun sang ayah yang sudah usia lanjut juga kalah tenaga dengan sang anak.
“Namun sang anak terus mengejar ayahnya hinga ke tengah jalan dan kembali menghajar ayahnya. Wajah sang ayah lebam berdarah-darah dan beberapa giginya sampai lepas akibat di aniaya anak kandungnya sendiri,” kata seorang warga RT 02 Kelurahan Jingah.
Sejumlah warga yang geram melihat aksi anak yang durhaka tega menghajar ayah kandungnya tersebut langsung menendang tersangka.
Tersangka pun jatuh dan langsung diikat. Pantauan Kabar Kalimantan saat di TKP tersangka diikat dan dibiarkan di tengah jalan dan sempat dimasukkan warga ke dalam parit.
Kejadian tersebut sempat jadi tontonan warga yang berlalu lalang di sekitar kejadian. Beberapa warga langsung menghubungi polisi. Tidak perlu waktu lama mobil polisi pun datang untuk mengamankan tersangka.
Sementara ituaparat kepolisian yang datang ke TKP mengatakan saat ini tersangka sudah diamankan dan dibawa ke Polres Barito Utara. don

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here