Nelayan Kotabaru Protes Bantuan Alat Tangkap Tak Berfungsi

2 min read

Nelayan Rampa Lama di Kotabaru protes alat tangkap ikan bantuan pemerintah gagal berfungsi. Redkal.com

29

KabarKalimantan, Kotabaru– Warga lingkungan RT 4 dan RT 5 Desa Rampa Lama, Kecamatan Pulau Laut Utara, mengeluhkan bantuan alat tangkap ikan yang diberikan pemerintah pusat lewat Dinas Perikanan Kotabaru.

Abdurahman selaku warga Desa Rampa Lama, mengatakan mayoritas warga desa yangg berprofesi nelayan awalnya gembira mendapatkan alat tangkap baru.Namun setelah digunakan melaut, kata dia, kebanyakan alat bantuan itu tidak dapat berfungsi karena tidak cocok dengan mesin dan bobot kapal.

Baca Juga :   Kotabaru Diklaim Banyak Potensi SDM Jadi Tentara

“Kapal kami yang hanya berukuran 2 GT saja, paling tinggi 5 GT walaupun ada yang menggunakan mesin 5 GT ke atas itupun orang-orang tertentu saja,” ujar Abdurahman kepada KabarKalimantan.

Ia sudah melaporkan ke Bhabinkamtibmas Polsek Pulau Laut Utara karena nelayan kebingungan kemana mengadunya. Sebab sejak pertama menerima bantuan alat tangkap sampai saat ini, sebagian tidak dapat digunakan.

Baca Juga :   Nelayan Sangat Terbantukan dengan Bantuan Konversi BBM

“Hanya digunakan Fishing Net itupun kami daur ulang lagi sedangkan yang lainnya tidak bisa digunakan, mau dijual takut dapat sanksi digunakan tidak bisa terpaksa kami simpan di rumah saja,” ujar Abdurahman seraya mengklaim nelayan di lingkungan lain merasakan hal yang sama.

Bripka Dedy selaku Bhabinkamtibmas Desa Rampa Lama membenarkan ada pengaduan tentang alat tangkap bantuan dari Dinas Perikanan Kotabaru. Menurut Dedy, nelayan berkeluh-kesah bahwa alat tersebut tidak dapat digunakan.

Baca Juga :   TP-PKK Pulau Laut Kepulauan Lakukan Gebrak Masker

Ia akan melakukan koordinasi dengan kepala Desa Rampa Lama menindaklanjuti keluhan nelayan. “Pada hari Senin nanti dan akan mendatangi Dinas Perikanan Kotabaru untuk meminta kejelasan tentang alat tangkap yang tidak dapat digunakan,” jelas Dedy.

ARDIANSYAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *