Sel. Jun 2nd, 2020

ODP dan PDP Covid-19 Kalsel Meningkat

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kalimantan Selatan mengalami kenaikan yang cukup signifikan, yakni mencapai 1.079 orang, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 10 orang per Sabtu, 28 Maret 2020.

Sebelumnya, jumlah ODP di Kalsel masih 993 orang dan PDP berjumlah 5 orang. Namun, hari ini ada kenaikan jumlah ODP yakni 86 orang dan PDP 5 orang.

Jubir/Sekretaris Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian, dan Penanganan (P3) Covid-19 Kalimantan Selatan M Muslim mengatakan, meningkatnya ODP menjadi 1.079 merupakan bukti bahwa semakin masifnya tim di 13 kabupaten/kota melakukan pemantauan terhadap orang-orang yang riwayatnya berasal dari daerah terjangkit, baik yang ada gejala maupun tidak ada gejala. Kemudian, mereka yang dinyatakan ODP ini dilakukan pemantauan atau isolasi mandiri di rumahnya masing-masing dengan pemantauan tenaga kesehatan kabupaten/kota.

Baca Juga :   Pasien Meninggal Betambah 5 Orang, Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kalsel Capai 229 Kasus

“Ini adalah upaya yang lebih masif dalam memutus rantai penularan virus corona,” kata Muslim.

Selain itu, lanjutnya, langkah-langkah tim gugus tugas ini merupakan upaya tracking yang dilakukan oleh gugus tugas provinsi maupun kabupaten/kota.

“Saat ini kami juga sedang menyiapkan tempat karantina khusus pada ODP dengan gejala ringan. Berupaya memutus rantai penularan cepat dengan mengondisikan seperti ini. Kami berharap RS rujukan tidak terlalu terbebani dengan gejala-gejala yang ringan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, saat ini PDP yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin ada sebanyak 10 pasien, sementara yang dinyatakan positif masih berjumlah 1 dan untuk meninggal tidak ada.

“Total yang dirawat di RSUD Ulin untuk PDP dan konfirmasi ada 11 pasien, dengan asal rujukan Banjarmasin 5 pasien, Banjarbaru 2 pasien, dan masing-masing 1 pasien dari Kabupaten Banjar, HSS, serta Tabalong,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kalsel Meningkat Drastis

Sementara untuk kondisi PDP, jelas Muslim, saat ini pasien dengan kode Ulin 10 laki-laki (41) rujukan Martapura, masih batuk dan sesak nafas dengan kondisi lemah. Ulin 11 laki-laki (51) rujukan Banjarmasin, masih batuk dan sesak nafas. Ulin 12 Wanita (51) rujukan Banjarmasin, kondisi lemah dan batuk. Ulin 13 laki-laki (23) rujukan Tabalong kondisinya baik. Ulin 17 wanita (35) HSS kondisinya bagus. Ulin 18 (masuk kemarin, rujukan Banjarmasin sudah membaik, Ulin 19 wanita (33) rujukan Banjarbaru kondisi membaik. Ulin 20 laki-laki (66) rujukan Banjarbaru kondisinya mulai membaik. Ulin 21 laki-laki (4) rujukan Banjarmasin, masih dalam perawatan, terdapat batuk dan pnemunia ringan, Ulin 22 laki-laki (1) rujukan Banjarmasin dalam perawatan dengan kondisi batuk dan pnemunia ringan.

“Jadi, PDP yang baru masuk dan dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin, mulai dari Ulin 18-Ulin 22,” ucapnya.

Baca Juga :   Dua Pasien Baru Terkonfirmasi Positif Temuan Hasil Traking

Muslim menegaskan, saat ini para petugas dan tenaga kesehatan sedang berjuang untuk menangani Covid-19 di Kalsel. Oleh karena itu, ia mengimbau agar semua pihak membantu mereka dengan cukup berdiam diri saja di rumah.

“Dengan berdiam diriĀ di rumah sudah sangat membantu. Kecuali ada sesuatu yang diperlukan di luar. Serta menjaga hidup bersih dan sehat dengan cuci tangan pakai sabun, dan jika terpaksa keluar dan bertemu kerumunan gunakanlah masker,” pesannya.

Saat ini, bantuan yang sangat diperlukan untuk menekan penyebaran virus corona adalah dengan berdiam diri di rumah untuk menghindari atau mencegah transmisi kepada orang lain.

Reporter: Syahri Ramadhan
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.