Kam. Jan 28th, 2021

OJK dan IDX Ingatkan Banyak Investasi Bodong di Kalsel

2 min read

IDX Bursa Efek Indonesia.

KabarKalimantan, Banjarmasin – Kepala Bagian Pengawasan Pasar Modal Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, Ali Ridwan, mengatakan masih banyak ditemui produk investasi bodong beroperasi di Kalimantan Selatan, seperti TalkFusion, Dream for Freedom, UN Swissindo, hingga yang bersifat perorangan seperti arisan online.

Menurut Ali, hal ini membuktikan minimnya literasi masyarakat terhadap bahaya investasi bodong. Padahal, kata dia, investasi bodong kerap mengiming-imingi calon nasabahnya dengan imbal hasil jumbo ketimbang bunga deposito di bank yang rata-rata 2 persen.

“Kalau mau nabung jangka pendek silahkan di bank, tapi kalau jangka panjang di saham. Jika ingin menabung jangka panjang jangan di bank sebab dalam waktu tertentu uang akan terus dipotong biaya admin,” kata Ali Ridwan di sela warkshop IDX Indonesia Stock Exchange Bursa Efex Indonesia bersama wartawan di Duta Mall Banjarmasin, Kamis (12/10/2017).

Mengutip salah satu pengakuan nasabah investasi itu, Ali menuturkan, UN Swissindo yang saat ini telah dinyatakan ilegal, masih berani menawarkan produk investasi untuk penghapusan hutang nasabah bank.

Menurut dia, Satgas Waspada Investasi yang dibentuk pada Agustus 2016, terus memperketat pengawasan produk investasi bodong yang acap lewat mulut ke mulut. “Tugas OJK sudah membuat tim Satgas Waspada Investasi Bodong,” ujar Ali.

Di Kalimantan, tim itu terdiri dari OJK Regional 9 Kalimantan, perbankan, kepolisian, kejaksaan, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Mereka bersinergi meningkatkan edukasi dan literasi keuangan dan bahaya investasi bodong di tengah masyarakat.

Sebab, kata dia, masyarakat perlu banyak informasi tentang produk ilegal dari media, terutama terkait cara perekrutan anggota hingga potensi kerugian yang timbul. Perusahaan investasi bodong biasanya menawarkan produknya melalui pesan singkat berantai, guna menarik minat calon korban yang baru.

Dalam kesempatan ini, awak media mendapat penjelasan mendalam tentang bahaya investasi bodong, serta hal berkaitan dengan produk investasi.

M. RIZAL KHALQI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.