Sen. Jul 6th, 2020

Pajak Kendaraan Bermotor Dongkrak Pendapatan Daerah

1 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kalsel bertambah. Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni sebesar Rp 6,9 triliun bertambah menjadi Rp 7,09 triliun.

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalsel bertemu dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kalsel di Sekretariat Dewan, Kamis (1/8/2019) siang. Mereka membicarakan rancangan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2019.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kalsel Aminudin Latif mengungkapkan, peningkatan pendapatan sedikitnya sebesar Rp 130 miliar. “Rincian program kegiatan ini diuraikan dalam RAPBD nanti,” katanya.

Aminudin Latif menjelaskan, salah satu pendongkrak meningkatnya angka tersebut adalah bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu sumbernya ialah pajak kendaraan bermotor.

Menurut Amin, potensi bertambah masih besar. Hal itu bisa dilihat di jalan raya, banyak berseliweran kendaraan dengan plat nomor dari luar daerah.

Baca Juga :   Sumpah Janji Anggota DPRD Kalsel untuk Masa Bakti 2019-2024

Sementara itu, Ketua Tim Banggar Dewan, H Burhanuddin, mengaku bersyukur dengan hal tersebut. Ia pun berharap, angka kenaikan yang sudah disampaikan itu bukan hanya jadi catatan semata.

“Begitu pula dengan persiapan anggaran APBD 2020, Senin pekan depan akan dibahas kembali. Diperkirakan APBD 2020 akan naik dibanding tahun ini,” ucap Burhanuddin.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.