Ming. Jan 17th, 2021

Pa’lejan: Jangan Mau Diintimidasi, Gunakan Hati Nurani

2 min read

KabarKalimantan, Batulicin – Kampanye dialogis calon bupati dan wakil bupati nomor urut 3 di Pilkada Tanah Bumbu (Tanbu) Zairullah Azhar-M Rusli kembali berlanjut. Kali ini sasarannya di wilayah Kecamatan Simpang Empat, Minggu (1/11/2020).

Ada dua desa yang dikunjungi yakni Desa Mekarsari dan Desa Sejahtera di Jalan Pelabuhan Speed yang turut didampingi tim koalisi dan tim pendukung termasuk Paijan atau akrab disapa Pa’le.

Di masa-masa kampanye saat ini, banyak sekali isu yang muncul untuk menjatuhkan pasangan nomor urut 3 dr HM Zairullah Azhar-Muhammad Rusli.

Pa’le yang saat itu sebagai juru bicara pembuka, menangkal semua hoax yang beredar. Termasuk adanya intimidasi dari pasangan lain. “Saya tahu belakangan ini dengar banyak intimidasi, dan saya tekankan jangan sampai mau diintimidasi pasangan lain. Pilih dengan hati nurani,” katanya.

Pa’le juga mengatakan, ada lagi isu terbaru yang ditujukan kepada Zirullah Azhar, bahwa lokalisasi Kapis bakal dibuka lagi. “Nauzubillah, tidak akan terjadi yang seperti itu. Bermacam-macam isu dilontarkan untuk menjatuhkan ayahanda ini, tapi itu tidak benar,” katanya.

Dia menegaskan, Zairullah Azhar-Muhammad Rusli ini maju karena ingin memperbaiki dan mengabdi untuk msyarakat Kabupaten Tanah Bumbu. “Jangan mau diintimidasi, dan abaikan berita hoax yang beredar itu. Itu berita tidak benar. Termasuk katanya tanah-tanah warga mau didozer, itu hoax,” katanya.

Sementara itu, Zairullah Azhar juga menangkal hoax yang beredar. Banyak tuduhan yang ditujukan kepadanya, namun ia menegaskan semuanya tidak benar. “Kami maju untuk membangun Tanah Bumbu, memperbaiki semuanya dan mengembalikan hak-hak masyarakat, anak yatim, janda tua, jompo dan guru-guru ngaji kita,” kata Zairullah.

Reporter: Slamet Riadi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.