Alat Pertanian Petani Binaan BI Diujicobakan di Lahan HPS

824

KabarKalimantan, Marabahan – Alat pertanian Tanam Benih Langsung (Tambela) yang diperkenalkan Murjuni saat berada di lokasi Hari Pangan Sedunia (HPS) pada Sabtu (1/9/2018) nampaknya sangat menarik perhatian Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.

Buktinya, keesokan harinya, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini langsung mencoba alat penyemai benih temuan petani binaan Bank Indonesia ini.

Ditemanani Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Hanif Faisol Nurofiq, gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini nampak tak canggung berkubang di tanah berlumpur untuk menanam benih padi menggunakan alat tanam padi berbahan pipa paralon berlubang dengan dua roda di kedua sisinya tersebut.

Menurut Paman Birin, alat tanam benih langsung tersebut sangat efektif untuk menghemat waktu dalam menyemai benih padi. “Alat ini bersifat langsung semai, jadi tak perlu repot membuat lubang untuk menebar benih padinya. Dengan menggunakan alat ini, insya Allah akan lebih efektif,” katanya.

Baca Juga :   Paman Birin Imbau Masyarakat untuk Peduli Lingkungan

Ia pun sangat mengapresiasi alat pertanian temuan petani Banua ini. Bahkan, ia pun berharap, alat tanam padi ini mampu mempercepat penanaman padi untuk menyukseskan HPS ke-38 Oktober mendatang.

“Sementara ini, dua unit Tambela sudah dioperasikan di lahan HPS. Mengingat alat ini cukup menghemat waktu, rencananya akan kami tambah lagi beberapa unit,” jelas Paman Birin.

Ia juga berharap, pelaksanaan HPS yang hanya tersisa beberapa bulan lagi akan terlaksanan sesuai target. “Mudah-mudahan, pelaksanaan HPS pada Oktober mendatang berjalan sukses.

Sementara itu, penemu Tambela, Murjuni mengatakan Tambela sangatlah mufah dibuat. Hanya perlu pipa paralon serta velg sepeda motor bekas saja. “Di kampung saya (Desa Karang Mulya) alat ini meningkatkan hasil pertanian,” katanya.

Walau sudah mendapat binaan dari BI, Murjuni mengharapkan di kampungnya bisa dibuatkan lokasi pertanian yang tertata seperti di Desa Jajangkit, Batola. “Tempat kami itu, kalaunya musim hujan, pasti kebanjiran, dan musim kemarau, kekeringan,” kata Murjuni.

Baca Juga :   Paman Birin Nyoblos di TPS 001 Sungai Jingah

Dalam Kesempatan itu juga Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel mengatakan siap membantu menyukseskan HPS dengan menerjunkan para pagawainya untuk menanam benih.

M Rizal Khalqi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here