Paman Birin Kukuhkan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Kalsel

981

KabarKalimantan, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor mengukuhan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Provinsi Kalsel masa bakti 2019-2024 sekaligus launching cetak biru PPM sektor pertambangan minerba di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin (23/8/2019) malam.

Forum ini dibentuk sebagai implementasi Perda amanat Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2014 tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, serta peraturan gubernur nomor 3 tahun 2015, tentang petunjuk pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan, keberadaan forum tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan menjadi upaya yang konkret dari semua pihak, khususnya bagi pelaku usaha untuk turut berkontribusi bagi pembangunan daerah, terutama mendorong pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

“Oleh karena itu, ada tiga komponen kekuatan yang mesti disinergiskan untuk membangun Kalsel, yakni pemerintahan yang akuntabel dan transparan, keterlibatan perusahaan, serta peran alim ulama. Kalau tiga komponen ini kita sinergikan, maka bisa menimbulkan sesuatu yang luar biasa dan akan memberikan percepatan untuk membuat masyarakat Kalsel sejahtera,” kata Paman Birin.

Baca Juga :   Bupati HSU Serahkan Berkas Pendaftaran Calon Wakil Gubernur ke Partai Golkar

Ia menambahkan, untuk sektor pertambangan mineral dan batubara, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, telah membuat cetak biru Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sektor pertambangan, yang secara khusus akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan PPM pelaku usaha bidang pertambangan minerba.

“Blueprint ini diharapkan bersinergis dengan rencana pembangunan yang ditetapkan oleh pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Melalui pengukuhan forum tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, serta launching cetak biru ppm sektor minerba, ia mengharapkan kontribusi semua pihak, terutama sektor swasta dan dunia usaha, untuk menyokong sejumlah program pemerintah daerah bersama masyarakat, dalam pelaksanaan pembangunan, sebagai sebuah tanggung jawab sosial secara berkelanjutan.

“Kontribusi yang diberikan jangan dianggap beban, tetapi lebih dari tanggung jawab moral dan wujud kepedulian untuk bersama-sama membangun daerah, bermanfaat dan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Pengusaha Kementerian Sumber Daya Mineral Hendrasto mengatakan, forum ini berkewajiban membuat Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), yang sesuai dengan program pemerintah daerah.

Baca Juga :   Kalsel Sangat Optimis Jadi Ibukota Baru

“Jadi apa yang dibuat perusahaan harus mengacu pada cetak biru, sehingga tidak meleset, baik itu tambang yang masih aktif maupun yang sudah tidak aktif lagi,” ujarnya

Oleh sebab itu, lanjutnya, jika tambang selesai beroperasi, kehidupan masyarakat di sekitarnya tidak karuan. “Maka PPM wajib dilaksanakan. Kalau tidak, maka ada saksinya. Melalui forum ini sudah yang keempat, sebelumnya sudah ada di Kalteng, Kaltim, dan Kaltara,” pungkasnya.

Reporter: Syahri Ramadhan
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here