Jum. Agu 7th, 2020

Paman Birin Tegaskan Rakyat Harus Memiliki Kepastian Hukum Kepemilikan Hak Tanah

2 min read

KabarKalimantan, Banjarbaru – Upaya penataan pertanahan di Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya program sertifikat tanah secara gratis terus digembleng.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor pada Launching Sosialisasi Pencegahan Mafia Tanah dan Penyerahan Sertifikat Tanah di Gedung KH Idham Chalid, Komplek Perkantoran Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (29/7/2020).

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan, seiring dengan program dari pemerintah pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang, sudah lebih ratusan ribu tanah rakyat di Kalimantan Selatan mendapatkan sertifikat secara gratis.

“Saya ucapkan terima kasih atas berbagai upayanya dalam menata pertanahan di kalimantan selatan, khususnya program sertifikat tanah secara gratis dan sosialisasi pencegahan mafia tanah,” kata Paman Birin.

Dengan sertifikat tanah ini, lanjutnya, rakyat memiliki kepastian hukum atas hak tanah yang dimiliki. Terlebih lagi Kalsel sebagai gerbang ibu kota negara, sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2020 – 2024. Dengan posisi yang strategis ini kemungkinan permainan illegal dalam pengurusan tanah sangatlah memungkinkan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, terus mendorong masyarakat, agar mengurus sertifikat tanah yang mereka miliki,” ucap Paman Birin.

Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin juga terus menginstruksikan kepada kepala desa, maupun lurah agar memberikan sosialisasi dan edukasi tentang arti pentingnya sertifikat tanah, bertindak hati-hati dan teliti dalam pengurusan hak atas tanah.

“Menjadi harapan kita bersama, semoga hak atas tanah yang telah bersertifikat, akan memberikan kesejahteran bagi seluruh rakyat, khususnya di Kalimantan Selatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Provinsi Kalsel Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kanwil ATR/BPN Kalsel) Alen Saputra mengungkapkan, sebanyak 70 persen tanah di Kalsel belum bersertifikat. Namun tahun ini seluas 3.000 bidang tanah sudah selesai dibagikan lewat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Hari ini dibagikan secara simbolis 4 surat tanah, dan yang sudah selesai kurang lebih seluas 12 ribu,” katanya.

Ia menambahkan, target tahun ini ada seluas 116.500 bidang tanah dan untuk antisipasi mafia, ada sosialisasi untuk masyarakat memanfaatkan tanahnya dan mengurus surat dan tanda batas serta sertifikat.

“Sehingga mengurangi mafia tanah beraksi” pungkas Alen.

Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Mafia Tanah dan Penyerahan Sertifikat Tanah juga dilakukan secara virtual di 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

Reporter: Syahri Ramadhan

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.