Pantau Bahan Pokok? Ya via Aplikasi PIHPS

899

PEMERINTAH dan bank sentral berkolaborasi. Hasilnya, satu aplikasi yang memudahkan masyarakat, terutama ibu rumah tangga memantau harga bahan pokok. Aplikasi itu bernama Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), yang disosialisasikan dalam sebuah diskusi bersama sejumlah wartawan di gedung Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (7/6).

“Bank Indonesia pun memanfaatkan data dari PIHPS untuk memantau laju perekonomian,” ujar Harymurthy Gunawan. Pada diskusi itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Kalimantan Selatan ini menyebut, data yang disajikan PIHPS dihimpun dari 164 pasar tradisional di 34 provinsi di Indonesia. Data dihimpun sejak pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB, yang divalidasi BI pada pulul 10.00 sampai 12.00. Selanjutnya akan dipublikasikan BI pukul 13.00 WIB. Dalam Palikasi ini, disajikan data harga komoditas yang sering dicari para ibu rumah tangga. Misalnya, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, daging ayam ras, daging sapi, cabe rawit, cabe merah, bawang putih, bawang merah, dan beras. “Istri saya saja, saya suruh cek harga PIHPS sebelum ke pasar,” tutur Harymurthy. Di kesempatan itu, ia pun menjelaskan keadaan perekonomian Kalsel yang datanya diambil dari Pasar Sentra Antasari dan Pasar Lama.

Menengok data PIHPS itu, ia mengharapkan semester II-2017, Kalsel bisa mendapat data aplikasi itu bisa masuk di pasar modern.(m rizal khalqi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here