Ming. Apr 11th, 2021

Parah, Angkutan Semen 60 Ton Lintasi Jalan Provinsi di Tanah Bumbu

1 min read

BATULICIN, KK – Angkutan truk trailer bermuatan semen seberat 60 ton iring-iringan melintasi jalan provinsi dan jalan daerah di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). Dikhawatirkan, jalan akan cepat rusak.

Saat dikonfirmasi wartawan Kabar Kalimantan, Rabu (08/2/2017), Kepala Dinas Perhubungan Tanbu, Eryanto Rais mengatakan, kelas jalan di Tanbu saat ini hanya kelas III B dan yang boleh melewati maksimum bermuatan 8 ton saja.

Eryanto menambahkan, pekan ini Dishub Tanbu akan melakukan razia gabungan dengan Satlantas Polres Tanbu di sepanjang jalan daerah. “Kita akan lakukan razia,” tegasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan Tanbu, Rahmat Legiono menambahkan, pihaknya pernah melakukan penertiban angkutan yang melebihi kapasitas kelas jalan. Bahkan menilang trailer angkutan semen yang beratnya 60 ton itu karena melintasi jalan daerah di Kabupaten Tanbu. “Kami beri sanksi penilangan yang dilakukan Penyidik Dishub Tanbu Januari lalu,” urainya.

Menurut hasil pemantauan di lapqngan, ternyata memang benar truk bermuatan semen seberat 60 ton melintas, sore dan malam hari.

“Kalau dibiarkan terus melintas, jalan daerah akan cepat rusak dan hancur,” ucap salah satu warga Gunung Tinggi yang enggan disebutkan namanya

Padahal, kata dia, jalan tersebut adalah jalan negara, sudah pasti ada larangan angkutan melewati jalan negara tersebut. Hal itu diperkuat oleh Perda Nomor 3 tahun 2012 tentang Perubahan atas Perda Nomor 3/2008. ydi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.