Sen. Jul 6th, 2020

Pasca Lebaran, THR Perusahaan Ini Belum Beres

2 min read

KabarKalimantan, Pelaihari – Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah sudah berlalu sekitar tiga minggu. Namun, rupanya masih ada masalah terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Gawi Makmur Kalimantan (GMK) diadukan ratusan karyawannya ke Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tanah Laut.

Perusahaan yang berlokasi di Desa Damit Kecamatan Batu Ampar ini dilaporkan karena tidak membayar THR secara penuh kepada ratusan karyawannya. Alhasil, sebanyak 186 orang di bagian tenaga panen dan loading TBS Kebun Barat membawa masalah ini kepada instansi berwenang.

Salah satu karyawan yang enggan namanya dikorankan mengaku, telah bekerja sejak 2010 lalu. Ia menuturkan, harusnya menerima THR sebesar RP 2.264.500, namun perusahaan hanya membayarkan Rp 2.098.000. artinya, pembayaran THR masih kurang Rp 166.063 dan itu berlaku kepada semua karyawan.

“Kami berharap manajemen perusahaan bisa membayarkan full THR, dan tidak sampai tersisa-sisa seperti itu,” ujarnya.

Menanggapi hal ini Manajer HRD PT GMK Muhammad Siti Santoso mengatakan, pembayaran tersebut memang berdasarkan keadilan di antara status karyawan ada, baik itu yang lepas dan harian. “Menyangkut UU tentang pembayaran THR tetap akan dipenuhi,” tegasnya.

Menurutnya, perusahaan pasti tidak akan melanggar dan tidak ada niatan tidak membayarkan THR ke karyawan, namun semua di lihat kinerja. Contohnya apakah saat panen karyawan bekerja atau tidak, jadi bukan lantas dipotong tapi dilihat dari tingkat kehadiran.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Maria Ulfah mengatakan, pihaknya telah melakukan peninjauan lapangan pada 21 Juni 2017 lalu.

“Hasil dari klarifikasi memang benar tidak full THR diterima karyawan,” ucapnya.

Ia menduga, manajemen GMK membuat aturan sendiri terkait pembayaran THR. Ia berharap, manajemen mengikuti SE Menteri Ketenagakerjaan RI nomor 3/2017 tertanggal 31 Mei 2017 tentang Pembyaran THR Keagamaan tahun 2017 dan SE dari Bupati Tala terkait pembayaran THR tahun 2017 kepada seluruh perusahaan di Tanah Laut tertanggal 13 Juni 2017 nomor 560/383/HIPK-PK/VI/2017 tentang Pembayaran THR Keagamaan tahun 2017. “Makanya, kami meminta  manajemen untuk membayarkan kekurangan THR itu,” katanya.

 

Dedet Junaidi

 

Catatan: Artikel ini sudah terbit di edisi cetak Kabar Kalimantan berjudul: “THR PT GMK Belum Lunas,” pada Kamis (20/7/2017).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.