Sab. Sep 26th, 2020

Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik Menjadi 5 Orang

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kalimantan Selatan bertambah menjadi lima orang.

Hal itu disampaikan juru bicara sekaligus Sekretaris Tim Gugus Tugas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan (P3) Covid-19 Kalimantan Selatan M Muslim saat Update Kondisi Covid-19 di Kalsel, Senin (30/3/2020).

“Konfirmasi bertambah 4 orang. Sehingga jumlahnya menjadi 5 kasus yang terkonfirmasi,” kata Muslim.

Dijelaskannya, pasien yang terkonfirmasi tersebut merupakan pasien dari ODP yang menjadi PDP dan kemudian saat ini terkonfirmasi positif.

“Saat ini kondisi yang terkonfirmasi positif, untuk pasien dengan kode Ulin 1 kondisi semakin membaik. Kemudian yang baru terkonfirmasi positif yaitu Ulin 9 wanita 50 tahun dari Martapura. Ulin 10 laki-laki 45 tahun dari Martapura kondisinya masih batuk namun sesak berkurang. Ulin 11 laki-laki 56 tahun dari Banjarmasin, kondisi masih sesak nafas dan yang terakhir Ulin 13 laki-laki 21 tahun rujukan Tabalong kondisi masih ada batuk dan sesak nafas,” ucap Muslim.

Baca Juga :   Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kalsel Meningkat Drastis

Adapun untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), Muslim menuturkan, juga mengalami kenaikan, dari yang kemarin berjumlah 1.143 menjadi 1.163 orang.

“Ada kenaikan 19 ODP, dan saat ini yang dirawat di RSUD Ulin berjumlah 12 pasien dengan rincian Banjarmasin 3 PDP dan 2 Konfirmasi, Banjarbaru 2 PDP, Banjar 1 PDP dan 2 konfirmasi, Hulu Sungai Selatan 1 PDP, dan Tabalong 1 konfirmasi,” ucap Muslim.

Muslim menambahkan, kondisi PDP yang di RSUD Ulin, untuk Ulin 14 wanita 36 tahun dari Hulu Sungai Selatan kondisinya stabil. Ulin 15 laki-laki, 41 tahun dari Kabupaten Banjar masih demam dan sesak nafas. Ulin 19 wanita 33 tahun, rujukan Banjarbaru kondisi stabil. Ulin 20 laki-laki 60 tahun, rujukan Banjarbaru, masih batuk dan lemah. Ulin 21 laki-laki, 1 tahun, rujukan Banjarmasin masih demam dan batuk. Ulin 22 laki-laki, 3 tahun, rujukan Banjarmasin, kondisi batuk dan pilek serta satu tambahan Ulin 23 laki-laki 47 tahun, rujukan Banjarmasin, kondisi ada batuk, sesak nafas dan memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya.

Baca Juga :   Imbas Pandemi Virus Corona, KPU Tanbu Tunda Tahapan Pilkada 2020

“Adapun untuk PDP yang meninggal dunia kemarin, yakni Ulin 12. Dari hasil laboratorium negatif corona alias meninggal lantaran penyakit lain,” ucap Muslim.

Terkait apakah akan ada kebijakan karantina wilayah di Kalsel seiring dengan bertambahnya kasus terkonfirmasi di Kalsel, Muslim mengatakan, hal tersebut masih dalam rumusan-rumasan kebijakan.

“Oleh karena itu, Tim Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalsel masih dalam proses membuat perumusan dan nanti kebijakan akan diambil oleh kepala daerah,” pungkas Muslim.

Reporter: Syahri Ramadhan
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.