PDAM Bandarmasih Sementara Belum Dapat Penyertaan Modal

665

KabarKalimantan, Banjarmasin – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih sementara belum mendapatkan penyertaan modal dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

Hal ini disebabkan adanya aturan baru terkait status perusahaan ini. PDAM harus mengubah status dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

“Alokasi untuk penyertaan modal sudah dianggarkan dalam APBD Perubahan 2019. Namun terkendala aturan, makanya dibatalkan,” kata Kepala Bakueda Banjarmasin, Subhan Noor Yaumil, kemarin.

Ini pun dibenarkan Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Bambang Yanto Permono. PDAM saat ini memang sudah harus menjadi Perumda,  sesuai dengan aturan baru pemerintah pusat.

Pihaknya bersama Pemkot dan PDAM Bandarmasih juga telah melakukan rapat koordinasi. Kendalanya saat ini, Pemprov Kalsel juga memiliki saham yang cukup besar, dengan kisaran angka Rp 65 miliar.

“Jadi Pemkot berkeinginan untuk mengembalikan penyertaan modal pemprov tersebut. Rencananya akan dicicil dengan jangka waktu lima tahun,” terang politikus Partai Demokrat ini.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here