Menu

Mode Gelap

Berita · 16 Nov 2020 15:47 WIB ·

Peduli Lingkungan, Mapala Fisipioneer Banjarmasin Tanam Bibit Pohon di Desa Kiram


 Peduli Lingkungan, Mapala Fisipioneer Banjarmasin Tanam Bibit Pohon di Desa Kiram Perbesar

Kabarkalimantan, Banjarmasin – Mapala Fisipioneer ULM yang tergabung dalam SuperAdventure Banjarmasin menggelar acara ulang tahun ke-31 di Teluk Adungan, Desa Kiram, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan pada 14-15 November 2020.

M Fauzan Abrar mewakili Fisipioneer menuturkan, peringatan ulang tahun ini menjadi momentum silaturahmi seluruh anggota Mapala Fisipioneer dari angkatan pelopor 1989 sampai angkatan 2020. Pasalnya sepanjang tahun 2020, seluruh kegiatan Mapala Fisipioneer terhenti akibat pandemi COVID-19.

“Peringatan ulang tahun Mapala Fisipioneer diikuti perwakilan seluruh angkatan dari tahun 1989 hingga 2020. Agenda utama dari peringatan ulang tahun ini adalah silaturahmi dan rekleksi perjalanan selama 31 tahun dengan menampilkan video-video maupun slide foto kegiatan masa lalu,” tutur pria yang akrab disapa Ozan ini.

Baca Juga :   Bupati Pulpis Ajak Warga Jaga Kesehatan dengan Senam Bersama

Sekitar 70 anggota dan mantan anggota Mapala Fisipioneer yang tergabung dalam Fisipioneer Banjarmasin ikut serta dalam kegiatan ini. Mereka juga menyisipkan kegiatan menanam pohon ketapang kencana di area kemping.

“Penanaman bibit pohon ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan. Kami berharap bibit-bibit pohon rindang ini bisa membuat teduh lingkungan di area wisata ini,” imbuh Ozan.

Baca Juga :   ​Hadiri Upacara Bendera, Ini Pesan Kajari Pulpis

Sementara itu, Rahman Syuaimi selaku Ketua Pelaksana mengatakan peringatan ulang tahun ke-31 Mapala Fisipioneer mengusung konsep silaturahmi. Selain itu, kegiatan ini juga juga menggali sejarah dari Mapala Fisipioneer sendiri karena ada beberapa pendiri yang hadir.

“Acara menjadi momentum bagi kami sebagai generasi penerus untuk mengetahui cerita yang lebih mendalam mengenai Mapala Fisipioneer. Kehadiran para pendiri dan senior sangat membantu kami untuk benar-benar mengerti jejak sejarah kelompok pecinta alam ini. Jadi kegiatan ini benar-benar menumbuhkan semangat kekeluargaan dalam balutan silaturahmi,” kata Rahman Syuaemi yang biasa disapa Imi.

Baca Juga :   China’s defunct space lab hurtling toward Earth

Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng dan makan malam bersama. Selain itu, para anggota dan mantan anggota Mapala Fisipioneer yang tergabung dalam SuperAdventure Banjarmasin juga sempat foto bersama pada photo booth dengan background gugusan Bukit Pamaton yang sangat indah.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hadiri Rakornas Investasi 2021, Paman Birin Review Arahan Penting Presiden

24 November 2021 - 21:57 WIB

Sayed Jafar Buka Acara Temu Kerja Peningkatan Capaian Program Bangga Kencana

19 November 2021 - 19:18 WIB

Pemprov Kalsel Tes Urine ASN/Tenaga Kontrak

26 Oktober 2021 - 12:17 WIB

Jaga Kebugaran dan Rekatkan Kekompakan, Paman Birin Gowes Bersama Kepala SKPD

1 Oktober 2021 - 13:37 WIB

43 Guru Penggerak Angkatan 1 Tanah Laut Dikukuhkan

27 September 2021 - 12:05 WIB

Tanah Laut, Pelaihari - Sebanyak 43 orang Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Tanah Laut resmi dikukuhkan pada Sabtu (25/9). Acara yang dihadiri oleh Bupati Tanah Laut, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Tanah laut dan tim Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (P4TK IPA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu berpusat di Gedung Balairung Tuntung Pandang kawasan Jl. Pancasila, Pelaihari. Dalam sambutannya Bupati Tanah Laut Drs. H. Sukamta, menghendaki 43 orang guru penggerak ini mampu menjadi katalisator transformasi pendidikan Kab. Tanah Laut. "Semoga Guru Penggerak Tanah Laut mampu menularkan praktik baiknya kepada 5000 lebih tenaga pendidik yang ada di Kab. Tanah Laut, yang akan kita atur regulasinya". Sukamta mengingatkan, salah satu hal penting yang harus selalu kita tanamkan kepada para pelajar dan juga anak-anak muda adalah tentang karakter dan jati diri. Karakter dan jati diri inilah yang akan menjadi sumber ketahanan mental, dan sekaligus juga menjadi energi untuk melakukan perubahan-perubahan menuju ke arah yang lebih baik. ”Apabila para pelajar dan anak-anak muda tidak memiliki karakter dan jati diri yang kuat, maka besar kemungkinan mereka akan terseret oleh arus budaya yang negatif," paparnya. Kemudian Dr. H. Zainal Abidin selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaan Kab. Tanah Laut mengharapkan kegiatan pengembangan guru penggerak di Kab. Tanah Laut dapat terus berjalan sesuai dengan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara". "Pengukuhan ini bukanlah akhir dari perjuangan, tetapi langkah awal dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kab. Tanah Laut yang berpusat pada murid" tutupnya. Dalam acara tersebut juga para Guru Penggerak yang telah menempuh pendidikan selama 9 bulan membacakan komitmennya untuk kemajuan pendidikan di Kab. Tanah Laut yang dipimpin oleh Koordinator Guru Penggerak Kab. Tanah Laut, Rifqan Hidayat dan diserahkan langsung kepada Kepala Dinas Pendidikan Kab. Tanah Laut. Rifqan Hidayat selaku Koordinator Guru Penggerak Angkatan 1 Kab. Tanah Laut menyampaikan beberapa program kegiatan ke depan yang akan dijalankan untuk kemajuan pendidikan di Kab. Tanah Laut. "Tiga program utama komunitas guru penggerak nantinya akan menstimulasi dunia pendidikan di Kabupaten Tanah Laut agar terus bergerak maju. Ketiga program itu adalah Gerak Tala Berbagi, Oceans GP, dan GP Upgrade." Menurutnya, guru yang profesional adalah guru yang mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman dan selalu berpusat pada siswa. Sebagai simbolisasi pengukuhan Guru Penggerak Angkatan 1 Kab. Tanah Laut, P4TK IPA menyerahkan plakat tanda kelulusan dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut. Kepala Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi P4TK IPA, Dr. Hj. Lina Herlina, M.Ed menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemkab dan Disdik Tanah Laut yang sudah bersedia berkolaborasi untuk menyukseskan kegiatan Merdeka Belajar Episode 5 : Program Guru Penggerak. "Terima kasih atas kerjasama yang sudah terjalin selama ini demi meningkatkan pendidikan di Indonesia melalui terobosan yang dicetuskan oleh Mas Menteri". Hj. Lina juga menyampaikan bahwa ada salah seorang perwakilan Guru Penggerak Kab. Tanah Laut yang akan berangkat ke Bandung untuk mengikuti Bimtek Peningkatan Mutu Pendidik.

Jembatan Sei Alalak 1 Dibuka Khusus Angkutan Ringan

26 September 2021 - 20:43 WIB

Trending di Berita