Ming. Mei 31st, 2020

Pejabat Esolon II Balangan akan Pensiun, Bupati Ansharuddin Siapkan Pelaksana Tugas

2 min read

KabarKalimantan, Paringin – Beberapa bulan ke depan, ada sejumlah pejabat esolon II atau setingkat kepala dinas di lingkup Pemkab Balangan yang akan memasuki masa purna tugas.

Di antara pejabat yang akan purna tugas tersebut, yakni kepala Bappeda, kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, salah satu staf ahli, kepala Kesbangpol dan kepala Dinas Pendidikan.

Dengan kondisi tersebut, seyogyanya dilakukan rotasi atau pergantian untuk mengisi kekosongan kursi jabatan yang ditinggalkan para pejabatnya.

Namun, menurut Bupati Balangan H Ansharuddin, pihaknya sementara ini hanya akan menggunakan kebijakan penunjukkan pelaksana tugas untuk mengisi para pejabat esolon II yang pensiun tersebut.

Penunjukan pejabat pelaksana tugas (Plt) ini, kata Bupati, agar kinerja di jajaran dinas tersebut tidak terganggu. Para Plt sebagiannya nantinya juga bisa saja ditunjuk sebagai pengguna anggaran di satuan kerjannya.

Tetapi, ada juga pengguna anggaran yang ditunjuk adalah sekretaris dinasnya. “Kita inikan akan memasuki masa Pilkada, tidak boleh adanya rotasi atau pelantikan pejabat. Makanya nanti akan kita tunjuk pelaksana tugas saja, terkecuali misalnya Pilkada ditunda dan saya masih mempunyai wewenang melakukan rotasi atau pelantikan pejabat, bisa saja nanti dilakukan,” tegasnya.

Jika wewenang melakukan rotasi atau pelantikan pejabat masih ada lantaran penundaam Pilkada, maka menurut orang nomor satu di Bumi Sanggam ini, sebelum dilakukan penunjukan atau pelantikan para pejabat eselon II tersebut, terlebih dulu dilakukan lelang jabatan.

Khusus lelang jabatan, menurut Anshruddin, lelang jabatan dalam mengisi kekosongan jabatan pimpinan tinggi (JPT) atau eselon II di lingkungan pemerintah daerah, merupakan sebuah keharusan dimana dalam proses tersebut diwajibkan melakukan fit and propertest atau lelang jabatan sesuai dengan sistem merit (berdasarkan prestasi) agar terpilih pajabat yang mumpuni dan berkompeten di bidangnya.

“Pemilihan JPT dengan sistem merit adalah cara mendapatkan pejabat yang memiliki kualifikasi dan potensi yang diperlukan untuk sebuah jabatan. Yang memilih itu adalah pansel independen,” pungkasnya.(adv)

Reporter: FM Hidayatullah

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.