Pembangunan Fasilitas Pendidikan Harus Merata

43

KabarKalimantan, Banjarmasin – Hampir sebagian bangunan sekolah di Banjarmasin memerlukan renovasi untuk menunjang peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Khususnya sekolah dasar (SD) dan sekolah mengah pertama (SMP).

Seperti yang diungkapkan Kepala SDN Pangeran 2 Banjarmasin Nurwati. Hingga kini hampir sebagian pekarangan sekolah yang dipimpinnya tersebut tergenang air jika terjadi hujan dengan intensitas sedang.

“Ini kan juga menghambat aktivitas belajar anak didik kami. Apalagi kalau mau upacara atau melakukan kegitan olahraga,” kata Nurwati kepada wartawan Kabar Kalimantan, Rabu (16/5).

Pihaknya pun berharap, pemerintah kota lebih memperhatikan mutu atau kualitas serta standar pelayanan bagi institusi pendidikan di Banjarmasin. Seperti pembangunan sanitasi dan perpustakaan.

“Fasilitas yang kami miliki ini belum layak, belum standar. Tapi kami bersyukur hari ini DPRD berkunjung dan mau melihat kondisi yang sebenarnya,” katanya usai menerima kinjungan DPRD Banjarmasin itu.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Faisal Hariyadi mengungkapkan, memang hampir 50 persen bangunan sekolah di Kota Seribu Sungai ini belum sepenuhnya terpelihara dengan baik.

Pasalnya, tidak hanya masalah minimnya anggaran, namun juga rancana pembangunan skala prioritas tidak berjalan sesuai dengan harapan. “Artinya harus ada evaluasi terkait anggaran, mana yang harus didahulukan, mana yang tidak. Terpenting pembangunan fasilitas pendidikan harus merata,” jelasnya.

Hal serupa juga diungkapkan Sekertaris Komisi IV DPRD Banjarmasin Noorlatifah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti fasilitas pendidikan memang harus direncanakan dengan matang. Agar nantinya tidak menimbulkan ketimpangan.

“Seperti bangunan, dilihat dulu, sekolah yang mana lebih dahulu harus ditindaklanjuti. Apakah bangunannya sudah tidak bisa digunakan lagi, atau ada yang belum memiliki fasilitas yang baik. Itu yang menjadi skala prioritas lebih dahulu,” ujar politisi Partai Golkar ini.

Di pihak lain, Kasi Sarana Prasarana Disdik Banjarmasin Ibnu Qoyyim mengatakan, pihaknya telah melakukan pantauan bersama tim untuk mengecek, sekolah mana saja yang lebih dahulu mendapatkan bantuan renovasi. Baik dari APBD maupun DAK.

“Kalau di SDN Pangeran 2 ini, tim sudah melakukan survei. Insya Allah tahun ini pekarangannya akan ditinggikan, agar tidak tergenang air lagi. Termasuk sekolah-sekolah lain juga,” tutupnya.

SMARA AQDIMUL AZMI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here