Sel. Mar 31st, 2020

Pembangunan PLTB di Kalsel Mendapat Sejumlah Penolakan

1 min read

KabarKalimantan, Banjarbaru – Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia memiliki potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sangat besar, seperti energi angin dan panas bumi.

Beberapa waktu lalu, orang nomor satu di Republik Indonnesia ini meresmikan pengoperasian proyek pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) Sidrap 75 Mega Watt (Mega Watt/MW) di Sulawesi Selatan.

Di Kalsel sendiri, pemerintah pusat telah merencanakan pembanguan PLTB di Kabupaten Tanah Laut. Namun sayangnya, pembangunan tersebut terhambat akibat penolakan dari beberapa pihak .

Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Kalsel Isharwanto mengaku, tidak mengetahui sejauh mana perkembangan pembangunan PLTB di Tanah Laut saat ini.

“Kemarin sudah ada proses negosiasi awal, namun ada yang menolak investornya. Sampai kini kelanjutan dari rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga angin tersebut belum jelas kepastiannya,” kata Isharwanto beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Jaksa Korek Keterangan Terkait Laba PDAM Rp 7 M

Saat ditanya bagai makan kelanjutannya, Isharwanto menuturkan, belum ada pencanangan maupun pembahasan terkait pembangkit listrik itu. Dia juga enggan meyebutkan pihak mana yang menolak terhadap pebangunan pembangkit listik tenaga angin itu.

Padahal, sepanjang tahun 2018, dilansir dari CNN Indoneisa, Presiden akan meresmikan tiga PLTB lainnya, seperti di PLTB Sidrab II, PLTB Jenaponto, Sulawesi Selatan dan PLTB Tanah laut yang berlokasi di Kabupaten Tanah Laut, Kalsel.

M Rizal Khalqi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.