Pemimpin Baru Batola Siap Bekerja Keras

595
Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala di DPRD Batola, Senin (6/11/2017). Istimewa

KabarKalimantan, Marabahan – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor melantik dan mengambil sumpah Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala (Batola) Terpilih periode 2017-2022 hasil pilkada serentak tahun 2017: Hj Noormiliyani AS dan H Rahmadian Noor.

Noormiliyani merupakan perempuan pertama di Kalsel yang menjabat sebagai kepala daerah. Anak mantan Gubernur Kalsel periode 1963-1969 H Aberani Sulaiman ini terpilih menggantikan posisi sang suami H Hasanuddin Murad yang telah mengakhiri masa jabatannya selama dua periode sebagai Bupati Batola.

Gelaran yang berlangsung di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Sabtu (4/11/2017), ini juga dilakukan pelantikan dan serahterima jabatan Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda Batola periode 2017-2022 dari Hj Noormiliyani kepada pejabat baru Hj Saraswati Dwiputranti oleh Ketua TP-PKK Provinsi Kalsel, Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor.

Di sela acara, isteri Gubernur Kalsel ini menyerahkan penghargaan kepada Noormiliyani atas jasa dan pengabdiannya menjabat Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda Batola selama dua periode lamanya.

Baca Juga :   Warga Dua Desa di Batola Terima Tanah Ruislag

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan, pelantikan ini harus dimaknai sebagai bagian penting dari proses berdemokrasi. Sahbirin Noor berpesan, seorang kepala daerah harus memegang prinsip bekerja keras mengupayakan kesejahteraan masyarakat di daerah yang dipimpin.

“Saya yakin jika saudari memegang prinsip itu akan mendapatkan kepercayaan dan dukungan sepenuhnya dari masyarakat,” kata Sahbirin.

Setelah dilantik Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atas nama Presiden, Bupati Noormiliyani dan Wakil Bupati Rahmadian Noor melakukan serah terima jabatan dengan pasangan Bupati dan Wabup Batola periode 2012-2017, Hasanuddin Murad dan Ma’mun Kaderi dalam siding Paripurna Istimewa DPRD Batola, Senin (6/11/2017).

Sertijab yang dipimpin oleh Ketua DPRD H Hikmatullah, Wakil Ketua DPRD Anis Riduan dan Mudjiadi, ini ditandai penandatanganan berita acara serahterima memori jabatan pasangan bupati dan wakil bupati terdahulu kepada pasangan bupati dan wakil bupati yang baru.

Baca Juga :   Bupati Batola Diminta Bangun Infrastruktur Jalan di Kuripan

Hj Noormiliyani AS HM didampingi Wakil Bupati H Rahmadian Noor menyampaikan visi dan misinya yaitu “Terwujudnya Barito Kuala, Satu Kata Satu Rasa, Membangun Desa Menata Kota, Menuju Masyarakat Sejahtera” atau disingkat “Barito Kuala (Batola) Setara”. Noormiliyani siap bekerja keras membangun Batola agar lebih sejahtera dan berkeadilan.

Noormiliyani menuturkan konsep Batola Setara melanjutkan visi dan misi bupati periode sebelumnya yakni Batola Sama Rasa dan memiliki makna relatif sama. Batola Setara dalam tahapan pemberdayaan masyarakat lebih menekankan perlunya langkah proaktif bagi anggota masyarakat Batola untuk mampu mensejajarkan diri antara satu dan lainnya.

Noormilyani ingin tercipta keadilan perlakuan masyarakat, baik sebagai pelaku pembangunan maupun pelayanan kepada masyarakat. Begitu pula perlakuan untuk setiap jengkel wilayah Kabupaten Batola.

Adapun Visi Batola Setara dilengkapi dengan empat rumusan misi yang secara berurutan mencakup substansi pernyataan Membangun Kemandirian Desa dan Menata Kota berupa membangun perekonomian masyarakat, membangun sumberdaya manusia yang berkualitas, dan mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka dan melayani.

Baca Juga :   Resmi Dilantik, Dua Noor Target Tiga Bulan Bangun Desa

Sebelumnya, Bupati Batola periode 2007-2012 dan periode 2012-2017, H Hasanuddin Murad, mengatakan, serahterima jabatan ini merupakan akhir dari pengabdiannya sebagai Bupati Batola selama 10 tahun, baik saat bersama Wakil Bupati H Sukardhi maupun bersama Wakil Bupati H Ma’mun Kaderi.

Mantan anggota Komisi V DPR-RI ini menuturkan, selama memimpin banyak menjumpai dinamika pemerintahan di tengah upaya pembangunan di Batola. Menurut Hasan, jika ada kepuasan yang terjadi dari masyarakat itu merupakan hasil kerja bersama, namun bila ada masalah dan masih terdapat ketidakpuasan, itu merupakan tanggungjawabnya secara pribadi.

Untuk itu, atas nama pribadi Hasanuddin bersama H Ma’mun Kaderi beserta keluarga, menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat Barito Kuala selama kepemimpinannya. (Advertorial)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here