Rab. Jul 15th, 2020

Pemkab Batola Usulkan Revitalisasi Pasar Wangkang ke Kemendag

2 min read

????????????????????????????????????

KabarKalimantan, Jakarta – Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor bertandang ke Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag) dalam hal ini Direktorat Sarana Distribusi dan Logistik di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Dalam kunjungannya itu, Wakil Bupati Batola yang akrab disapa Rahmadi ini didampingi Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Batola Purkan serta Kabid Perdagangan Surono mengajukan permohonan revitalisasi Pasar Wangkang, Marabahan melalui dana Tugas Pembantuan (TP).

Pada kesempatan itu, Rahmadi juga menyerahkan proposal usulan biaya disertai draft rancangan bangunan yang direncanakan (DED). Rencananya, pembangunan Pasar Wangkang itu diusulkan bertipe D dengan biaya sebesar Rp 4,5 miliar.

Rahmadi mengaku, selama ini telah banyak dibantu dalam hal revitalisasi pasar, seperti pembangunan Pasar Baru Marabahan pada 2012 silam dan Pasar Marabahan Timur pada 2018.

Dari pembangunan yang telah dilaksanakan, jelas Rahmadi, ternyata masih ada yang harus dilakukan revitalisasi yakni Pasar Wangkang. Karenanya ia sangat berharap bantuan dari Kemendag melalui Direktorat SDL untuk rencana revitalisasi tersebut dapat terliaisasi.

“Kebetulan visi pemerintahan sekarang salah satunya penataan kota dan revitalisasi pasar merupakan bagian dari penataan kota, karena keberadaannya berada di ibukota kabupaten,” ucap Rahmadi.

Mantan anggota DPRD Batola dari Partai Golkar itu juga menerangkan, rencana pembangunan Pasar Wangkang ini sebenarnya sudah siap dilaksanakan mengingat lahannya sudah bersertifikat serta sudah terdapat DED yang pembuatannya yang berasal dari anggaran daerah.

Jika sekiranya dananya tersedia pada tahun ini, lanjutnya, maka pihaknya siap melaksanakan walau pun anggarannya telah berjalan. Namun jika hanya memungkinkan dikerjakan tahun depan tentunya hal itu sangat dinantikan oleh para pedagang.

Sementgara itu, Direktur SDL Kemendag Sihard Hadjopan Pohan cukup memberi respon atas kehadiran Rahmadi dan rombongan. Ia menyatakan, kehadiran rombongan jajaran Pemkab Batola itu agak terlambat karena anggaran sudah berjalan.

Akan tetapi, ia berjanji tahun depan akan memprioritaskannya. “Kami terima usulannya dan akan kami pelajari dulu. Tapi jika dalam perjalannya ternyata memungkinkan atau ada yang mundur akan kami coba pelajari nantinya,” katanya.

Terpisah, Kadiskoperindag Batola Purkan mengatakan, rencana revitalisasi Pasar Wangkang yang berada di Jalan Kamboja Marabahan ini merupakan lanjutan dari yang telah lalu.

Dilaksanakannya revitalisasi ini, sebut dia, karena keberadaannya sudah tidak sesuai dengan kebutuhana saat ini, disamping desain bangunan juga tidak cocok dengan karakteristik yang menyebabkan para pedagang banyak yang berjulan ke pinggir jalanan yang berdampak pada Jalan Kamboja itu tidak dapat berfungsi dengan layak.

“Kami berharap usulan pembangunannya di tahun 2020 ini, tapi kalau tidak memungkinkan semoga di tahun 2021 bisa direalisasikan. Mudah-mudahan pihak Kemendag bisa membantu, karena Batola tahun-tahun sebelumnya untuk revitalisasi pasar dari dana Tugas Pembantuan APBN kita dapat tepat waktu,” katanya.

Reporter: Mahmud Shalihin

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.