Rab. Agu 12th, 2020

Pemkab Kotabaru Lanjutkan Kegiatan Pembangunan yang Bersumber dari DAK Fisik

2 min read

KabarKalimantan, Kotabaru – Pemerintah Kabupaten Kotabaru kembali melanjutkan kegiatan yang bersumber dari DAK Fisik tahun anggaran 2020 yang sempat dibatalkan pada 27 Maret lalu.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kotabaru H Akhmad Rivai mengatakan, pembatalan tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 76/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Cadangan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2020.

“Berdasarkan peraturan Menteri Keuangan yang diundangkan pada 30 Juni 2020, cadangan DAK Fisik dialokasikan pada bidang tertentu berdasarkan kriteria umum dan kriteria khusus,” terang Rivai, Kamis (9/7/2020).

Untuk kriteria umum, lanjut Rivai, meliputi mendukung pencapaian target pembangunan nasional dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) nasional dan rencana kerja pemerintah yang memiliki daya dukung tinggi terhadap pemulihan perekonomian daerah, mendukung ketahanan pangan serta mendukung pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional.

“Sedangkan untuk kriteria khusus meliputi kegiatan yang didanai dari cadangan DAK fisik yang bukan merupakan usulan kegiatan. Namun, pelaksanaan kegiatan dapat dilakukan secara padat karya, menggunakan material dan tenaga kerja lokal dan dapat diselesaikan pada sisa tahun anggaran 2020,” ujarnya.

Rivai menambahkan, Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mewajibkan kepada lima kepala SKPD penerima cadangan DAK fisik itu, yaitu Dinas PUPR, Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, serta Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan untuk segera melaksanakannya, mengingat waktu pelaksanaan terbatas. “Jangan sampai kegiatan pelaksanaannya tertunda dan tidak terserap, sehingga merugikan pemerintah daerah,” tandasnya.

Adapun alokasi cadangan DAK fisik tahun anggaran 2020 untuk kelima SKPD tersebut secara keseluruhan sebesar Rp 12.931.175.000 dengan kegiatan DAK reguler yaitu bidang air minum sebesar Rp 1.948.881.000 serta bidang perumahan dan permukiman sebesar Rp 1.909.441.000.

Sedangkan untuk kegiatan DAK penugasan yaitu bidang sanitasi sebesar Rp 764.355.000, bidang irigasi sebesar Rp 3.434.714.000, bidang pertanian sebesar Rp 1,756.250.000, bidang perikanan sebesar Rp 1.617.034.000 dan bidang industri kecil dan menengah sebesar Rp 1.500.000.000.

Reporter: Ardiansyah
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.