Pemkab Tanbu Tata Ulang Objek Wisata demi PAD

154
Kepala Dinas Penuda Olahraga dan Pariwisata Tanah Bumbu, Nahrul Fajeri. Redkal.com/ Slamet Riyadi

KabarKalimantan, Batulicin – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Parawisata Kabupaten Tanah Bumbu, Nahrul Fajeri, mengatakan instansinya berusaha mendongkrak capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan obyek wisata yang ada di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

Nahrul terus mempercantik dan menata sejumlah tempat destinasi wisata agar menarik minat pelancong. Selain itu, Dinas melakukan pembenahan secara maksimal terhadap infrastruktur sekaligus merevisi regulasi soal retribusi pariwisata.

“Memang kita sudah punya Perda Nomor 18 tahun 2015 tentang Retribusi Pariwisata saat ini, untuk pengunjung Pantai Angsana dan Pantai Rindu Alam dipungut pakai karcis Rp 3.000 rupiah per orang,” kata Nahrul Fajeri ketika ditemui KabarKalimantan di kantornya, kawasan Dharma Praja Gunung Tinggi, Kota Batulicin, Selasa (3/10/2017).

Menurut dia, pungutan duit karcis masuk di dua tempat lokasi wisata itu belum maksimal nilainya. Sebab, kata Nahrul, pengelola objek wisata belum memilah tarif karcis masuk antara hari libur dan hari biasa.

“Hari raya dan hari biasa masih dipungut karcis retribusi dengan harga nominal yang sama, seharusnya hari raya atau hari minggu harga karcis harus dinaikakan harganya,” Nahrul berujar.

Pihaknya terus melestarikan dan menonjolkan lokasi obyek Wisata terumbu karang yang ada di wilayah pesisir Pantai Angsana, karena layak dijadikan obyek wisata bawah laut, seperti penyelaman snokling dan diving. Nahrul membuka peluang pihak ketiga (swasta) mengelola obyek wisata itu yang nantinya masuk pada pajak rekreasi.

”Memang pada saat ini tempat olahraga seperti lapangan bola, lapangan tenis merupakan aset-aset daerah dan kini belum diberlakukan pungutan karcis retribusinya oleh pemerintah daerah,” ucap Nahrul, seraya menambahkan kenaikan nilai retribusi nantinya untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat.

SLAMET RIYADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here