Pemkot Banjarmasin Bentuk Tim Saber Pungli

131

BANJARMASIN, KK – Sebagai bentuk keseriusan menyikapi permasalahan pungli, Pemkot Banjarmasin membentuk Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang dikukuhkan di Aula Kayuh Baimbai Balai kota Banjarmasin, Senin (9/1/2017).

Pembentukan tim itu juga merupakan respon dari Pemkot Banjarmasin, terhadap instruksi pemerintah pusat.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina usai acara tersebut mengatakan pembentukan Tim Saber Pungli bukan untuk melakukan eksekusi melainkan salah satu sarana pencegahan agar semua instansi khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik tidak melakukan pungli.

Ditambahkanya, Tim Saber Pungli yang dibentuk Pemkot sebenarnya bukan hanya ditujukan untuk melakukan pengawasan terhadap instansi yang bernaung di bawah Pemkot saja, melainkan juga bisa diperuntukkan bagi instansi luar yang berada di Kota Banjarmasin. “Bukan terbatas di ruang lingkup di Pemkot,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Hamli Kursani selaku Ketua Pelaksana Harian Tim Saber Pungli menjelaskan, saat ini pihaknya baru melakukan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menentukan sekretariat tim yang diposisikan di Inspektorat.

Kemudian untuk tugas dan fungsi, mereka merencanakan melakukan sosialisasi ke titik-titik pusat pelayanan masyarakat di Kota Banjarmasin. “Intinya pengaduan disampaikan dengan mudah, yang penting fokusnya pencegahan,” harap Hamlim

Selain menentukan cara kerja dari Tim Saber Pungli, mereka juga berencana membuat sarana pengaduan yang langsung terhubung ke masyarakat, agar mempermudah masyarakat memberikan informasi jika ada temuan pungli.

“Juga dibicarakan membentuk sarana untuk pengaduan dari masyarakat. Kan saat ini seperti Facebook dan WhatApps sudah akrab di masyarakat, mungkin akan gunakan media itu sebagi sarana informasinya,” urai dia.

Di kesempatan yang berbeda, Kabag Hukum Pemkot Banjarmasin, Lukman Fadlun menyampaikan untuk anggaran kegiatan Tim Saber Pungli tersebut sudah dianggarkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp200 juta.

Kendati demikian, menurut Lukman anggaran tersebut masih dirasa kurang, sebab dalam kegiatan pelaksanaannya banyak melibatkan instansi vertikal di kota Banjarmasin.

Selain itu ia juga menjelaskan, bahwa Tim Saber Pungli sebenarnya sebenarnya difokuskan untuk melakukan pencegahan, dimana dalam kerjanya nanti tim yang berangotakan kurang lebih dua puluh orang itu banyak melakukan sosialisasi. “Tim Saber Pungli mengutamakan pencegahan,” tutupnya. bur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here