Rab. Jan 27th, 2021

Pemkot Banjarmasin Ingin Selamatkan Rambutan Garuda

2 min read

BANJARMASIN, KK – Rambutan garuda merupakan salah satu buah khas yang dimiliki Kota Banjarmasin, dan sudah tercatat di Kementerian Pertanian sejak 1990 sebagai produk unggulan nasional.

Sayangnya, produk unggulan tersebut sudah sangat jarang dijumpai di kota yang berjuluk kota seribu sungai ini, sebab Banjarmasin 75 persennya sudah didominasi hunian dan permukiman penduduk.

Keadaan ini tentu saja berimbas pada semakin menyempitnya lahan pertanian dan perkebunan di Banjarmasin, sehingga berdampak pada semakin sedikitnya jumlah kebun rambutan garuda.

Menyikapi hal itu, Pemkot Banjarmasin berencana menyelamatkan lahan pertanian dan perkebunan, khususnya kebun rambutan garuda yang masih tersisa dangan cara membeli lahan untuk dijadikan lahan pertanian abadi.

“Masih ada lahan milik masyarakat yang bisa dipertahankan dan mudah-mudahan bisa dibeli demi melestarikan rambutan garuda ini,” ucap Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina usai melakukan panen rambutan garuda di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Sabtu (21/1/2017).

Bahkan, lahan perkebunan rambutan yang luasnya mencapai 96 hektar dan dimiliki 4 kepala keluarga itu pun ternyata tanahnya sudah ada sebagian yang dibeli perusahaan pengembang untuk dijadikan perumahan.

“Kita akan lihat tata ruangnya, dan perangkat hukum untuk menyelamatakan lahan pertanian itu. Meski sudah dibeli oleh siapa pun karena ini kawasan pertanian tidak akan bisa dibangun,” imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Pelaksana tugas (Plt) Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Lauhem Mahfuzi mengatakan, buah rambutan tersebut biasanya dijual keluar dari Kalsel oleh petani. Sebab harga jual di sana lebih mahal. Sehingga sulit ditemukan di Banjarmasin.

“Kita berusaha untuk mempertahankan kebun rambutan garuda, sesuai dengan arahan wali kota tadi yang menghendaki lahan-lahan yang masih ada agar didata,” imbuhnya. bur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.