Sen. Jul 6th, 2020

Pemkot Banjarmasin Minta Pertamina Lakukan Pendataan Ulang

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Asisten II Bidang Prekonomian dan Pembangunan Setdakot Banjarmasin Hamdi meminta pihak PT Pertamina menindaklanjuti persoalan kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg.

Dia tidak ingin kelangkaan elpiji 3 Kg seperti yang terjadi pekan lalu kembali terulang. Hamdi menghendaki adanya pemetaan ulang dari Pertamina agar distribusi gas tabung melon benar-benar tepat sasaran.

“Pembagian jatah untuk pangkalan ternyata hanya sesuai histori keperluan. Artinya, Pertamina belum melakukan pendataan jumlah warga yang berhak,” ucap Hamdi, Jumat (2/3/2018).

Hamdi menjelaskan, sesuai laporan, ternyata Pertamina hanya melakukan distribusi sesui jumlah yang diperlukan setiap pangkalan. “Sedangkan mereka (Pertamina) tidak tau yang beli benar-benar yang berhak atau tidak,” jelasnya.

Dalam hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin bersedia membantu melakukan pengawasan. Setiap kelurahan akan ditugaskan melakukan monitoring pangkalan. Jatah setiap distribusi yang datang harus dilaporkan untuk menghindari terjadinya permainan.

Baca Juga :   Meresahkan, Tawuran Remaja Pecah di Banjarmasin Utara

“Informasi yang saya dapat pengecer ini membeli ke pangkalan dengan joki. Sehingga ada warga yang tidak mendapat jatah. Di situlah saya minta peran kelurahan untuk memantau,” ucapnya.

Untuk sistem distribusi elpiji yang didatangkan dari Jawa Timur, dengan diangkut tiga kapal ke Stokes Marabahan hingga kemudian dibagikan ke SPBE di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan dan baru dibagikan ke agen, lalu ke pangkalan. “Ini informasi kami dapat dari Pertamina langsung,” ujar Hamdi.

Sedangkan jatah elpiji 3 Kg untuk Banjarmasin ada 20 ribu biji per hari. Sedangkan stok di Stasiun Pengisian Bahan Elpiji (SPBE) di Lingkar Selatan yang disediakan hanya bertahan tiga hari. “Sebenarnya ini sangat cukup, asal pembagiannya tepat,” imbuhnya.

Dia menambahkan, kedepan untuk warga yang benar-benar berhak, seperti Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan dilakukan dengan cara pemasaran tertutup. “Merka nanti membeli dengan kartu khusus,” pungkasnya.

Baca Juga :   Banjarmasin Bidik Juara Umum Porprov X di Tabalong

M SYAHBANI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.