Pemkot Gelontorkan Rp 19 Miliar untuk PJU

2 min read
32

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pemkot Banjarmasin terus melakukan pembenahan di bidang Penerangan Jalan Umum (PJU). Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), hingga saat ini sudah ada sekitar 15 ribu titik PJU yang tersebar di seluruh penjuru Banjarmasin, baik di tengah maupun pinggiran kota.

Untuk anggaran biaya baik pemeliharaan maupun beban biaya PJU sendiri, Pemkot harus menggelontorkan biaya yang tidak sedikit. Tahun ini saja, Pemkot harus menganggarkan Rp19 miliar.

Baca Juga :   Hermansyah Ancam Tak Hadiri Puncak Harjad Banjarmasin

“Nilainya memang lumayan besar. Tapi ini sepadan dengan apa yang sudah diberikan ke masyarakat. Baik biaya pemeliharaan maupun tagihan rekening listrik yang harus dibayar,” ucap Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Arifin Noor, Selasa (23/4/2019).

Lebih rinci Arifin mengatakan, pihaknya harus membayar tagihan rekening listrik ke pihak PLN kurang lebih Rp 1,7 miliar per bulannya. “Setiap tahun tentu PJU ini semakin bertambah, seiring perkembangan pembangunan kota. Tentu biayanya juga semakin meningkat,“ ujarnya.

Baca Juga :   Pembebasan Lahan Muara Kelayan Sisa 10 Persen

Arifin menuturkan, pembenahan tidak hanya dilakukan di jalan kota, gang-gang, maupun komplek perumahan. Akan tetapi juga sudah menyasar di kawasan bantaran sungai, seiring dilakukannya penataan siring.

Selain itu, penambahan titik -titik PJU juga terus dilakukan seiring visi dan misi Pemkot dalam rangka pengentasan kawasan kumuh. “PJU ini salah satu syarat apakah wilayah itu termasuk kawasan kumuh atau tidak. Ini salah satu indikatornya,”jelasnya.

Baca Juga :   Lutfi Usulkan Pembentukan Perda Fasilitasi Perguruan Tinggi

Disinggung terkait bagaimana proses pelayanan ke masyarakat jika ada yang meminta untuk pemasangan baru atau pun perbaikan terhadap PJU yang bermasalah. Arifin menjawab, PUPR selalu siap jika memang pemasangan baru ataupun perbaikan itu sangat diperlukan.

“Tugas kita mendata pergerakan. Yang belum dapat harus diberikan, jadi bukan hanya menunggu permintaan,” pungkasnya.

Reporter: M Syahbani
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *