Rab. Agu 5th, 2020

Pemprov Kalsel Buka Seleksi Tenaga Khusus Penanganan Covid-19

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan membuka seleksi penerimaan tenaga khusus penanganan Covid-19 di Kalimantan Selatan, Rabu (20/5/2020).

Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalsel Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, sehubungan dengan upaya penanganan pandemi Covid-19, atas nama Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Pemprov Kalsel mengeluarkan perekrutan berdasarkan pengumuman Nomor 810/1097/PPL.I/BKD/2020 tentang seleksi penerimanaan tenaga khusus penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di lingkungan Pemprov Kalsel.

“Pemerintah Provinsi Kalsel memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam menangani pandemi tersebut. Khususnya bagi tenaga kesehatan dan tenaga penunjang lainnya yang akan ditempatkan pada rumah sakit dan pos-pos pelayanan kesehatan penanganan Covid-19 di lingkungan Pemprov Kalsel,” kata Hanif.

Ia mengatakan, ada 136 formasi yang diperlukan yakni, Perawat S-1 Keperawatan sebanyak 71 formasi, Perawat D III Keperawatan sebanyak 30 formasi, Dokter Spesialis Paru sebanyak 5 formasi, Dokter Umum sebanyak 8 formasi, Pranata Laboraturium Kesehatan D III Analisis Kesehatan sebanyak 2 formasi, Pramu Kebersihan SMA/sederajat sebanyak 4 formasi, pengadministrasi umum pasien SMA/sederajat sebanyak 3 formasi, petugas keamanan SMA/sederajat sebanyak 3 formasi, pranata jamuan SMA/sederajat sebanyak 2 formasi, pramu bakti SMA/sederajat sebanyak 5 formasi dan petugas pemakaman SMA/sederajat sebanyak 3 formasi.

“Adapun untuk persyaratannya yakni Warga Negara Indonesia, pelamar hanya melamar satu jenis formasi, usia serendah-rendahnya 18 tahun dan maksimal 40 tahun pada saat melamar melalui laman http://covid19.bkd.kalselprov.go.id, dan khusus dokter spesialis maksimal usia 45 tahun saat melamar, serta untuk formasi petugas pemakaman wajib berjenis kelamin laki-laki,” ucap Hanif.

Hanif menambahkan, untuk persyaratan lainnya yaitu berkelakuan baik dan tidak pernah dipidana, sehat jasmani dan rohani, bebas dari narkoba, tidak berkedudukan sebagai calon PNS, bersedia mengabdi dan bertugas dengan sebaik-baiknya dan sepenuh hati dalam rangka penanganan pandemi, memperoleh izin orangtua/wali/suami/isteri, memiliki kualifikasi pendidikan atau ijazah sesuai persyaratan dan untuk formasi jabatan tenaga kesehatan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku.

“Dan bersedia tinggal di lingkungan penugasan yang akan ditentukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” katanya.

Hanif mengatakan, untuk masa tugasnya tenaga khusus akan berakhir ketika masa kedaruratan Covid-19 berakhir, sesuai perjanjian kerja, dan untuk pendafataran dilakukan secara online melalui laman http://covid19.bkd.kalselprov.go.id, dibuka pendaftaran selama tiga hari mulai 26-28 Mei 2020 dengan dua tahapan, yakni seleksi administrasi dan seleksi kompetensi dasar (jika jumlah pelamar melebihi formasi yang tersedia).

“Pengumuman pelaksanaan tahapan seleksi dan hasil seleksi dipublikasikan secara resmi hanya pada website BKD Provinsi Kalimantan Selatan, pendaftaran dan seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya apapun,” pungkas Hanif.

Reporter: Syahri Ramadhan
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.