Penganggaran Dana Cadangan Pilkada 2020 Mulai Dibahas

1434

KabarKalimantan, Banjarmasin – DPRD Kalsel lakukan pertemuan dengan KPU dan Bawaslu Kalsel pada Kamis (11/7/2019). Ini soal penganggaran dana cadangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 nanti.

Dana cadangan Pilkada 2020 dianggarkan pemprov sebesar Rp 210 Miliar. Melalui panitia khusus (pansus), penganggaran tersebut digodok dalam rancangan peraturan daerah (raperda).

Dilibatkannya KPU dan Bawaslu, menurut Ketua Pansus, Ilham Nor, guna meminta penjelasan terkait penggunaan dana yang akan dianggarkan. “Ini jadi catatan. Diharapkan oleh eksekutif selesai sebelum banggar,” katanya.

Apa yang disampaikan KPU, baru bersifat rancangan. Sebab, PKPU terkait pelaksanaan Pilkada belum selesai.

“Bawaslu juga menyampaikan hal yang sama,” ucapnya menambahkan.

Ilham menegaskan, koordinasi dengan penyelenggara dalam penganggaran dana cadangan pilkada itu sangat penting. Ini mengingat evaluasi penyelenggaraan pemilu serentak 2019 yang berlangsung April tadi. Banyaknya jatuh korban di lingkaran KPPS diharapkan bisa diantisipasi.

Baca Juga :   APBD-P Kalsel 2019 Ditandatangani Senilai 7 Triliun Lebih

“Seleksi KPPS harus diperketat. Kesehatan diutamakan,” ujarnya.

Ketua KPU Kalsel, Sarmuji, mengaku akan melakukan tukar informasi dengan KPU di 7 kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah, selain pemilihan gubernur. Sebab, pihaknya tidak ingin terjadi kegandaan penganggaran.

“Ada yang dibiayai KPU provinsi. Itu untuk pemilihan gubernur. Untuk pemilihan bupati/walikota mereka,” katanya.

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here