Penganggaran Multi Years Ditolak, Lelang Tak Bisa Sekaligus

735

KabarKalimantan, Banjarmasin – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyayangkan sikap DPRD Banjarmasin yang menolak usulan pembaharuan MoU Penganggaran Tahun Jamak atau Multi Years untuk pembangunan lanjutan Rumah Sakit Sultan Suriansyah.

Menurut Ibnu, keinginan untuk memperbaharui MoU tersebut tidak lain untuk mempercepat proses pembangunan rumah sakit yang terletak di Jalan RK Ilir tersebut. Dimana salah satu keuntungannya, yakni proses lelang bisa dilakukan dengan satu kali.

“Kalau dewan ingin tahun tunggal saja ya itu hak mereka. Kami tidak bisa juga memaksakan. Hanya saja, kami tidak bisa melelang sekaligus. Kalau tahun tunggal tiap tahun dianggarkan, lelangnya juga tiap tahun,” ucapnya, Senin (17/9).

Kendati penganggaran hanya dilakukan dengan tahun tunggal, Ibnu tetap optimistis keadaan tersebut tidak akan memperlambat pembangunan lanjutan RS. Orang nomor satu di Banjarmasin itu meyakini Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin sudah memiliki tim yang solid.

Baca Juga :   Judul Raperda Pembebasan Lahan Direvisi

“Memang di 2017 kemarin sempat terkendala karena saling lempar antara PUPR dan Dinas Kesehatan. Tapi 2019 sudah ditentukan pembangunan yang ditangani PUPR sesuai arahan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Suprayogi mengungkapkan, alasan dewan tidak menyetujui usulan yang diajukan walikota karena memang saat ini proses pembangunan RS sudah menggunakan tahun tunggal.

Selain itu, dewan juga tidak ingin mengambil risiko. Mengingat, penganggaran tahun jamak memang tidak memiliki payung hukum. “Kami tidak ingin berbenturan dengan hukum nantinya. Ya gunakan tahun tunggal saja lah. Selama Pemkot berkomitmen menyelesaikan RS sesuai target pembangunan tidak akan terkendala,” imbuhnya.

M Syahbani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here