Pengedar Ini Beralasan Tergiur Untung Besar Jualan Zenith Ketika Ditangkap

409

BANJARMASIN, KK – Dua warga Banjarmasin tertangkap tangan mengedarkan Zenith di Pasar Batuah, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur oleh Polsek Banjarmasin Timur, Jumat (17/3/2017).

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana melalui Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Dese Yulianti menjelaskan penangkapan tersebut. 

“Dua warga yang tertangkap tangan mengedarkan obat daftar G itu telah diamankan di Mapolsek Banjarmasin Timur,” katanya.

Kedua tersangka yang tertangkap atas perkara peredaran obat Farmasi tanpa izin edar itu yaitu SA alias Ipul (37) warga Jalan Veteran, Gang 9, RT 19, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur. 

Tersangka kedua yang merupakan seorang ibu rumah tangga berinisial MW (35) warga Jalan Soetoyo S, Komplek Hidayatullah RT 52, Teluk Dalam, Banjarmasin.

Keduanya diamankan saat petugas melakukan pemeriksaan dan penangkapan terhadap tersangka Ipul dengan ditemukannya delapan butir pil obat Carnophen, kemudian pemeriksaan terhadap tersangka MW ditemukan juga 20 butir obat sediaan farmasi yang telah dilarang beredar itu.

Dari penangkapan yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur Iptu H Timur Yono itu pihak Kepolisian kembali mengantongi nama seorang pelaku yang diduga sebagai penyedia obat Carnophen di wilayah tersebut.

Sementara kedua tersangka yang mengaku bahwa mereka memang melakukan penjualan obat Zenith atas suruhan seseorang dengan keuntungan yang cukup besar. Dari orang tersebut mereka membeli dengan harga Rp1.850 per butir, dan dijual kembali seharga Rp2.500 per butir.

Lagi – lagi alasan ekonomi menjadikan seseorang nekad bertindak melanggar hukum. “Karena keuntungannya yang besar, saya tergoda untuk menjual Zenith, dan hasilnya bisa buat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucap salah satu pelaku.

Adapun barbuk yang berhasil disita dari Ipul yaitu delapan butir pil Carnophen, uang sebesar Rp120 ribu diduga hasil penjualan. Sementara yang disita dari MW yaitu 20 butir pil Carnophen, dan Uang Tunai sebesar Rp81 ribu diduga hasil penjualan obat tersebut.

Atas tindakan itu, kedua tersangka telah melakukan tindak pidana dengan sengaja mengedarkan sediaan Farmasi yang tidak memiliki izin edar, maka terhadap keduanya diterapkan Pasal 197 UU Nomor 36/2009. raf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here