Pengujar Hate Speech Nasdem dan PPP Segera Ditindak

189

BUNTOK, KK – Setelah dilaporkan kepihak berwajib oleh Ketua Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Rusinah Andelen dan Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Nurul Hikmah, Selasa (2/5/2017), aktivitas akun facebook Ariahawinata sudah tidak terlihat lagi, kendati masih aktif.

Begitu juga dengan isi postingan yang dilaporkan oleh kedua korban pelapor juga masih tayang.

Saat dikonfirmasi via handphone, Kasat Reskrim Polres Barito Selatan (Barsel), AKP Tommy S. SH, belum bisa memberikan keterangan apapun karena kasus ini cukup rumit dan melibatkan pihak lain seperti saksi ahli bahasa.

Kendati demikian, Tommy berjanji pasti akan menindak pelaku sesuai hukum bila memang terbukti melanggar.

“Akan kita tindak lanjuti dan akan kita selidiki kasusnya. Nanti pihak kita akan meminta keterangan dari beberapa orang saksi ahli, terutama saksi ahli bahasa termasuk bahasa daerah”, sebut Tommy.

Kasus ini berawal ketika Nata alias Ariahawinata memposting status di sebuah group facebook, Aspirasi Rakyat Barito Selatan, Rabu (26/4/2017) yang tertulis “Kemarin lusa dua orang anggota DPRD Kab. Barsel mengunjungi Desa Mabuan, dengan alasan reses, 1 orang dari partai Nasdem dan 1 orang lagi dari partai PPP. Jika janji politik yang mereka sampaikan tidak jadi kenyataan atau hanya tebar pesona, memoles pupur dan gincu saja atau mempertebal micup alias hanya alasan SPPD dan menghabiskan uang negara… Mana anggota Dewan seperti parai dipakai tabun 2019 nanti…!!”

Ini kemudian memicu emosi dua orang anggota DPRD Barsel tersebut dan melaporkannya ke polisi. rio

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here