Peningkatan Jumlah Kendaraan Tidak Terkendali, Kadishub Banjarmasin: Lalin di Banjarmasin Mulai Krodit

1255

KabarKalimantan, Banjarmasin – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik menyebut, kondisi lalu lintas (Lalin) di Banjarmasin krodit.

Hal itu diutarakannya mengingat, kapasitas jalan tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang terus bertambah setiap tahunnya.

“Lalu lintas di Banjarmasin mulai krodit. Badan jalan tak sebanding dengan jumlah kendaraan,” ucapnya Kepala Dishub Banjarmasin, Ichwan Noor, Selasa (2/7/2019).

Ichwan menuturkan, tidak bisa dipungkiri, jumlah kendaraan tidak bisa dikendalikan. Alasannya karena kewenangan pembatasan dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Kalau pembatasan kendaraan tidak bisa, karena kebijakan di pusat. Dishub tak bisa berbuat apa-apa,” jelasnya.

Oleh karena itu, Dishub saat ini sedang getol-getolnya mencari solusi untuk mengatasi permasalah tersebut, salah satunya dengan melakukan rekayasa lalu lintas.

“Kalau dibiarkan terus tentu akan terjadi kemacetan. Pengurang u turn, dan perubahan beberapa sistem jalan menjadi satu arah adalah solusi yang terbaik,” jelasnya.

Baca Juga :   Smart City Banjarmasin Harus Menjadi Contoh

Berdasarkan data dari Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Banjarmasin, jumlah kendaraan terus bertambah setiap tahunnya. Dari 2017 hingga 2018, penambahan kendaraan mencapai 30.314 unit.

“Ini data dari Samat untuk Kalsel. Bisa dilihat perbandingan terus bertambah. Dan Banjarmasin memang paling padat,” timpal Kepala Seksi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) Dishub Banjarmasin, Febri.

Merinci dari data tersebut, pada 2017 jumlah kendaraan baik roda dua maupun empat mencapai 131,151 unit. Kemudian 2018 naik menjadi 161.468 unit.

Untuk 2017 jumlah sepeda motor 100.152 unit, kendaraan pribadi seperti minibus, sedan, dan jeep, 22.513 unit, angkutan umum, kota/kabupaten, angkutan AKDP, AKAP, 460 unit, serta kendaraan angkutan truk, pick up, dan box, 8.026 unit.

Kemudian 2018, sepeda motor 129.581 unit, kendaraan pribadi seperti minibus, sedan, dan jeep 22.311 unit, angkutan umum, kota/kabupaten, angkutan AKDP, AKAP, 460 unit, dan kendaraan angkutan truk, pick up, dan box, 9.116 unit.

Baca Juga :   Masyarakat Inginkan RS Sultan Suriansyah Beroperasi Secepatnya

Selain itu, Dishub juga memiliki program sosialisasi, terkait tertib berlalu lintas bagi pengendara yang dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan mengusung slogan ‘kami ingin pulang dengan selamat’.

Reporter: M Syahbani

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here